AYOJAKARTA.COM – Berita terbaru mengenai Covid di China sangat mengenaskan karena memakan ribuan korban jiwa.
Pandemi Covid yang sudah berangsur-angsur selesai di Indonesia ternyata masih memiliki bahaya yang cukup tinggi di China.
Pada 20-26 Januari 2023, China mencatat ada korban 6.364 orang yang tewas akibat Covid. Itu merupakan angka yang sangat tinggi untuk kurun waktu 7 hari.
Data tersebut didapatkan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menulat China (CCDC) yang rilis di Beijing.
Walau merupakan angka yang sangat tinggi, ternyata jumlah korban tersebut sudah mengalami penurunan jika dibandingkan data korban Covid pada 13-19 Januari 2023.
Korban dari virus Covid di China pada tanggal 13-19 Januari 2023 adalah sebanyak 12.658 kasus. Dari angka tersebut bisa disimpulkan ada penurunan kasus sekitar 50%.
Rincian dari 6.364 kasus Covid di China adalah 289 kasus akibat kegagalan sistem pernafasan, sedangkan 6.075 akibat memiliki penyakit bawaan.
Semua korban tersebut tewas saat menjalani perawatan di rumah sakit. Jika diakumulasikan maka korban Covid di China menyentuh angka 80 ribu korban selama 3 tahun terakhir, dilansir AyoJakarta.com dari akun Instagram @jakarta.hari.ini.
Baca Juga: Terkuak! Martin Simanjuntak Ungkap Ada Upaya Oknum Berbintang yang Ingin Gugurkan Kasus Sambo
Menanggapi kabar tersebut, terdapat sejumlah netizen Indonesia yang tidak percaya kepada kebenaran berita tersebut.
Ada yang menganggap bahwa itu adalah informasi hoax yang dimunculkan menjelang Ramadan dan Idul Fitri agar warga kembali mendapat larangan untuk keluar rumah.
“Penyakit aneh yang terjadi dan meningkat seiring mau datangnya bulan Ramadan,” ketik @tianputra***.
“Kalau berita kaya gini dinaikin terus nanti ujung-ujungnya suruh pada di rumah aja. Kalau pengusaha enak makan tidur, nah orang miskin gimana mau makan, harus kerja. Mau kerja disuruh di rumah, gimana tuh?” ketik @faiz_elek***.
“Stop hoax, kaya ngga ada berita lain aja min,” ketik @ipull***.
“Udah ketebak alur berita ini. Seolah seperti pesanan menuju Ramadhan,” ketik @alif_nururroh***.
“Kemarin baik-baik aja Natal dan Tahun Baru Imlek, dll. Kenapa pas mau Ramadan beritanya dinaikin lagi? Ini namanya dzolim,” ketik @donnygr***.***

Share this article
Pada 20-26 Januari 2023, China mencatat ada korban 6.364 orang yang tewas akibat Covid. Itu merupakan angka yang sangat tinggi.