Pembunuh 100 Orang Bisa Masuk Surga? Mbah Moen: Takdir Allah Memang Aneh, Tapi Kamu Harus Iman

Mbah Moen
Mbah Moen

AYOJAKARTA.COM - Dalam hidup, kita sering sekali menemukan atau bahkan mengalami sesuatu hal yang diluar pemikiran atau keinginan.

Ketika apa yang kita terima, atau yang kita jalani tidak sesuai dengan apa yang diinginkan semua itu tentunya adalah ketetapan Allah Sang Pencipta.

Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube ppalanwarsarang, Mbah Moen menyampaikan bahwa segala yang terjadi pada kita adalah ketetapan Allah.

Baca Juga: Bukan Main! Rafael Alun Trisambodo Masih Simpan Rp37 M di Safe Deposit Box, PPATK: Baru Beberapa Hari

"Takkan ada yang bisa mengganti kalimat (firman) Allah, apa yang ditetapkan Allah pasti terjadi, ketetapan Allah aneh-aneh dari dahulu sampai sekarang," ungkap Mbah Moen.

Sering terjadi saat ini, seseorang dengan saudaranya saling membenci atau disebut dengan hasud (iri kepada orang lain).

Seperti halnya ketika ada pembagian warisan, tak sedikit mereka yang berselisih dengan keluarganya, padahal umat islam diperintahkan untuk hidup rukun.

Maka menjadi penting bagi kita untuk memerangi hawa nafsu, serta patuh kepada segala apa ketetapan dan perintah Allah.

Baca Juga: David Ozora Diputarkan Musik Metal Buat Pemulihan Emosional, Peneliti Ungkap Manfaatnya Loh!

Serta menjadi kewajiban kita, berusaha untuk menjauhi dan menghilangkannya sifat dengki yang timbul pada diri.

Pasalnya ketetapan Allah itu sangat beragam dan terkadang aneh atau di luar nalar manusia, seperti halnya dikisahkan pada masa Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW berasal dari bani Hasyim dan bani Muthalib, tapi pada kenyataanya dari kedua kaum tersebut memusuhi Rasulullah SAW, yakni Abu Lahab dan Abu Jahal.

Baca Juga: Tragis! Anak Kelas 5 SD di Blitar Dibacok Kakak Kelas Saat Main Bola, Ibu Laporkan ke Pihak Berwajib

Sesungguhnya itu adalah ketetapan Allah, dan memang menurut manusia itu menjadi hal yang aneh, namun tidak ada yang bisa melawan terhadap ketetapanNya.

Sebagaimana Mbah Moen menyampaikan bahwa yang terjadi di muka bumi ini merupakan qodho dan qodarnya Allah.

"Itu semua Allah membuat, apa saja yang terjadi di dunia ini sudah menjadi qodho qodar-Nya Allah," ungkap Mbah Moen.

"Allah berfirman apa yang dilihat Allah, difirmankan olehNya, apa yang difirmankan oleh Allah itu adalah apa yang diketahui oleh Allah," sambungnya.

Baca Juga: Ada 964 Pegawai di Kementerian Keuangan Teridentifikasi Tindak Pidana Pencucian Uang, Sri Mulyani Lakukan ini

Bahkan Mbah Moen menegaskan tidak ada yang bisa mengganti apapun yang sudah menjadi ketetapan Allah SWT.

"Tidak ada yang mengganti terhadap kalimat (ketetapan) Allah, janji-janji Allah dan ancaman-ancaman Allah, tidak bisa," jelas Mbah Moen.

Maka semuanya ini harus disertai dengan iman, pasalnya setiap apapun yang dibuat oleh Allah terasa aneh untuk kita.

Baca Juga: Ada 964 Pegawai di Kementerian Keuangan Teridentifikasi Tindak Pidana Pencucian Uang, Sri Mulyani Lakukan ini

Mbah Moen menegaskan agar kita sebagai manusia taat kepada Allah termasuk iman kepada rukun iman ke 6, yakni iman kepada qodho dan qodar.

Pasalnya dijelaskan, Allah itu punya janji bagi hambaNya yang melanggar perintahnya maka akan berdosa.

"Karena Allah itu punya janji, orang bisa disebut jelek karena diancam untuk tidak melakukan ini, tapi malah melakukan," ujar Mbah Moen.

Namun kita tidak tahu dosa mana yang menjerumuskan ke neraka. Maka hendaknya selalu waspada dan berusaha taat kepada Allah SWT.

Baca Juga: Istri Moeldoko Meninggal Dunia, Mahfud MD Ikut Berlasungkawa dan Kenang Kebaikan Almarhum: Merasa Kehilangan

"Makanya, orang masuk neraka itu karena melakukan dosa, dosa mana yang bisa membuat masuk neraka? tidak ada yang tahu kecuali Allah," tutur Mbah Moen.

Dikisahkan oleh Mbah Moen seorang pembunuh yang justru masuk surga, dapat diartikan bahwa qodho dan qodar Allah tidak bisa ditebak.

"Dulu ada orang yang pernah membunuh 99 orang tapi kenapa kok tidak masuk neraka?"

Baca Juga: Alami Depresi, Ferdy Sambo dan Putri Candrawati Dibawa ke RS Jiwa? Ini Faktanya!

Setelah genap membunuh 100 orang akhirnya ia mendatangi ulama dan berniat untuk berubah lebih baik.

Kemudian ulama tersebut menganjurkan pembunuh itu untuk bertaubat sungguh-sungguh.

"Dosa seperti apa saja yang penting kamu taubat sungguhan, menjadi orang baik, masih berkemungkinan masuk surga,"

Bahkan setelah itu, ia belum sempat bertaubat baru di perjalanan malah Allah sudah mengampuninya.

Baca Juga: Alami Depresi, Ferdy Sambo dan Putri Candrawati Dibawa ke RS Jiwa? Ini Faktanya!

Maka, alangkah baiknya kita berusaha untuk selalu beriman dan beramal saleh sebagaimana Allah perintahkan kepada hambaNya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# qodar
# qodho
# Ketetapan Allah
# takdir
# Mbah Moen
# surga
# pembunuh

News Update

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.