AYOJAKARTA.COM - Memasuki bulan Rajab, tidak sedikit umat Islam yang menyambutnya dengan melaksanakan puasa Rajab.
Bahkan, tidak sedikit pesan-pesan yang mengungkap keagungan faedah berpuasa di bulan Rajab.
Namun, perlu dipahami jangan sampai anda salah kaprah dalam mengartikan faedah puasa di bulan Rajab.
Baca Juga: Bulan Rajab Tiba, Sudah Tahu Sejarah Isra Miraj? Ternyata Miliki Keistimewaan Ini!
Berikut merupakan nasihat yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Somad terkait faedah puasa di bulan Rajab.
Berbicara tentang amalan umat Islam, sudah sering diperbincangkan ketika memasuki bulan Rajab maka dilakukan amalan puasa.
Ustadz Abdul Somad mengungkap bahwa puasa di bulan Rajab ini sah-sah saja dilakukan oleh setiap umat Islam.
Akan tetapi, yang sering menjadi kesalahpahaman banyak orang adalah arti dan faedah berpuasa di bulan Rajab.
“Puasanya baik, akhlak bagus apa salahnya, yang tak betul itu adalah membuat-buat pahala yang terlampau melambung lambung,” ujar Ustadz Somad.
Baca Juga: Ya Allah Ini Orang! Rasmus Paludan Ancam Bakar Quran Setiap Jumat Sampai Swedia Diterima NATO
Ustadz Somad juga mengungkap beberapa dalil salah yang sudah terlanjur menyebar terkait dengan faedah puasa Rajab.
Ada yang mengatakan bahwa barangsiapa yang puasa hari pertama maka dihapuskan dosa setahun.
Ada juga yang mengatakan barangsiapa yang puasa hari kedua akan dihapuskan dosa 2 tahun.
Selain itu dalil salah yang telah menyebar luas juga mengatakan barangsiapa yang puasa tujuh hari maka akan dibukakan tujuh pintu surga.
Baca Juga: Tanggapi Pesan Cinta dari Pledoi, Tunangan Richard Eliezer Sebut akan Setia Menunggu
Serta barangsiapa yang melakukan puasa selama 8 hari maka akan ditutup kedelapan pintu neraka.
Dalil-dalil di atas sejatinya merupakan dalil yang salah. Ustadz Somad menjelaskan bahwa perbuatan menisbatkan sabda nabi adalah perbuatan yang salah
“Itu tak betul perbuatannya, baik tapi menisbatkan nabi bersabda itu tak betul,” ungkapnya.
Ustadz Somad berujar jika hanya mengingatkan saja untuk melakukan amalan puasa tanpa disertai embel-embel faedah yang terlampau tinggi, maka termasuk perbuatan yang baik.
Baca Juga: Siap-Siap, KJP Plus Februari Dapat Segera Dicairkan, Cek tanggalnya!
“Itu baik, salah ketika dikatakan nabi bersabda, nabi tidak pernah bersabda tentang hari pertama hari kedua hari ketiga (Rajab),” ujar Ustadz Somad.
Ustadz Somad juga memberikan nasihat untuk tidak menyebarkan dusta, sebab dapat menimbulkan pelakunya diganjar api neraka.
Dirinya mengatakan jika ingin berpuasa di bulan Rajab, maka harus diniatkan untuk melakukan amalan-amalan sholeh, seperti bulan pada umumnya.***

Share this article
Soal berpuasa di Pulan Rajab, Ustadz Abdul Somad berikan informasi seputar faedahnya. Awas salah kaprah