3 Cara Meminta Maaf Kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal Menurut Buya Yahya

3 Cara Meminta Maaf Kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal Menurut Buya Yahya
3 Cara Meminta Maaf Kepada Orang Tua yang Sudah Meninggal Menurut Buya Yahya

AYOJAKARTA.COM - Tak dapat dipungkiri sebagai anak kita pasti memiliki kesalahan kepada orang tua yang secara sadar atau tanpa sadar kita lakukan.

Jika kita memiliki kesalahan kepada orang tua, alangkah baiknya untuk segera meminta maaf.

Akan menjadi penyesalan seumur hidup bagi siapapun apabila belum sempat berbakti pada orang tua dan belum meminta maaf kepada orang tua.

Baca Juga: Inilah Anjuran Buya Yahya Tentang Bahaya Penyakit Hati yang Bisa Berdampak Membahayakan Dunia dan Akhirat

Meski telah tiada, Buya Yahya menuturkan, seorang anak tetap dapat berbakti kepada kedua orang tuanya. 

Berikut tiga cara meminta maaf kepada orang tua yang telah meninggal dunia.

Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV pada (7/2/2023) Buya Yahya menjelaskan dalam tausiyahnya untuk berbakti kepada orang tua atau guru yang telah mendahului kita, setidaknya ada tiga hal yang dapat dilakukan.

Baca Juga: Apa Istimewanya Puasa Senin Kamis? Buya Yahya Beberkan Alasannya, Bisa Menyesal Kalau Tak Dibiasakan

1. Mengirimkan doa untuk orang tua yang telah tiada.

Hal pertama yang dapat dilakukan ialah mengirimkan doa untuk ayah dan ibu. Seringkali kita lupa menyebutkan doa untuk ayah dan ibu yang telah tiada.

"Yang pertama adalah jangan anda berdoa kecuali ayah bunda anda bawa dalam doa anda, ingat itu penting, dan yang dibutuhkan oleh beliau hanya itu doa-doa anda dari anak shaleh, kadang kita doa panjang lebar 10 lembar tapi ibu bapaknya lupa." jelas Buya Yahya.

Selain menyertakan orang tua dalam doa yang dipanjatkan, ada bacaan doa yang bisa diamalkan setiap saat.

Doa tersebut adalah meminta pengampunan atas dosa-dosa orang tua.

Baca Juga: Benarkah Bisa Meninggal dalam Keadaan Husnulkhatimah Meskipun Jarang Salat? Begini Penjelasan Buya Yahya!

Bacaan doa untuk orang meninggal berjenis kelamin laki-laki atau ayah:

"Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu."

Artinya: "Ya Allah, Ampunilah almarhum (jenazah laki-laki),berilah dia rahmat-mu, kesejahteraan, serta maafkanlah kesalahannya."

Baca Juga: Wajib Tahu! Kata Buya Yahya Lakukan Ini Jika Ingin Masuk Surga Tanpa Hisab, Apa Saja?

Bacaan doa untuk orang meninggal berjenis kelamin perempuan atau ibu:

Latin: "Allaahummaghfirlaha warhamha wa’aafi ha wa’fu anha."

Artinya: "Ya Allah, Ampunilah almarhumah (jenazah perempuan), berilah dia rahmat-mu, kesejahteraan, serta maafkanlah kesalahannya."

Baca Juga: Sering Bicara Keburukan Orang Lain? Buya Yahya Beberkan 2 Amalan Penghapus Dosa Gibah Ajaran Nabi Muhammad SAW

2. Bersedekah 

Hal kedua yang dapat dilakukan ialah bersedekah dengan rezeki yang dimiliki. Jika memiliki rezeki lebih dianjurkan untuk bersedekah. Sedekah tersebut diniatkan sebagai hadiah untuk orang tua yang telah tiada.

"Hal ini salah satu cara berbakti kepada kedua orang tua, yang mana selagi orang tua masih hidup dulu masih belum bisa memberi materi karena keterbatasan harta yang dimiliki, setelah sudah mapan sebaiknya bersedekah secara tulus diniatkan untuk orang tua," ujar Buya Yahya.

Sedekah dapat ditujukan untuk pembangunan masjid, pesantren dan lainnya untuk kemaslahatan umat Islam.

Selain itu, dianjurkan untuk membaca Al quran yang dikhatamkan dengan diniatkan untuk orang tua yang telah tiada.

"Hendaknya tidak merasa sombong dalam melakukannya, baik dalam bersedekah dan membaca Alquran, diniatkan untuk orang tua, maka akan mendapat pahala untuk orang tua dan diri anda sendiri," jelas Buya Yahya.

Baca Juga: Nasihat Buya Yahya Untuk Mengobati Luka Batin Ternyata Mudah Dipahami!

3. Menjalin Silaturahim dengan orang yang memiliki hubungan baik dengan orang tua yang telah tiada.

Yang ketiga yakni bersikap baik dengan orang-orang yang memiliki hubungan baik dengan orang tua yang telah tiada.

Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

"Sesungguhnya, setengah kebajikan yang terlebih baik, ialah, bahwa orang menghubungkan silaturahim dengan keluarga orang yang dikasihi ayahnya, sesudah ayahnya menyerahkan kepadanya."

"Kemudian lacak siapa yang paling diberikan kebaikan oleh orang tua, yaitu anak-anaknya, maka jika ada saudara yang mengambil hak waris saudaranya, orang itu ahli neraka yang berjalan di atas bumi karena melakukan tiga dosa sekaligus, yang pertama dosa kepada orang tua karena menyakiti saudaranya, kedua dosa mengambil hak saudaranya dan ketiga dosa memutus tali persaudaraan," papar Buya Yahya.

Rasulullah SAW mengajarkan agar tetap menyambung tali silaturahim dengan orang-orang yang selalu bersilaturahim dengan orang tua yang telah tiada. 

Demikianlah tiga cara meminta maaf kepada orang tua yang sudah meninggal sebagai wujud berbakti kepada orang tua menurut Buya Yahya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# cara minta maaf kepada orang tua yang sudah meninggal
# mengirim doa
# bersedekah
# orang tua
# Buya Yahya

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).