AYOJAKARTA.COM - Menteri BUMN, Erick Thohir sempat menemui Presiden FIFA, Gianni Infantino di Qatar untuk membahas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Pertemuan itu lantas mendapatkan salah satu poin yang menjadi perhatiannya, yakni terkait para suporter.
Dalam video yang diunggah pada akun Instagram pribadinya, Erick Thohir menegaskan bahwa FIFA telah melarang adanya pertandingan di atas jam 5 sore.
Hal tersebut dikarenakan minimnya kendaraan umum di Indonesia ketika sudah memasuki jam malam.
“Untuk mempermudah supporter untuk mendapat akses transportasi publik atau kendaraan umum,” sebutnya dalam video yang diunggah hari Senin (10/10/2022).
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan jika para suporter menunggu transportasi umum berjam-jam setelah pertandingan selesai, hal tersebut akan menyebabkan kefrustasian yang ditakutkan akan menyebabkan gesekan antar suporter.
“Menunggu transportasi umum berjam-jam akan menyebabkan kefrustasian.” lengkapnya.
Dalam pesan yang ditulis FIFA pun, sebelum memasuki area stadion suporter wajib mengisi database, hal ini untuk mengantisipasi jika terjadi tindak kriminal, maka data diri sang pelaku akan mudah diketahui.
“supporter itu nanti wajib memasuki database seperti yang ada di negara Eropa, artinya kalau supporter tersebut melakukan tindakan kriminalitas, data itu akan tercatat. Jadi pembangunan dengan database digital ini akan dibuat.” Jelas Erick Thohir.
Baca Juga: Erick Thohir Sosok yang Melobi ke FIFA hingga Indonesia Lolos Sanksi?
Selanjutnya akan ada pengawalan dari pihak berwajib yang sudah terlatih untuk pengamanan.
Sebagai penutup, Erick menjelaskan bahwa isi surat yang ditulis FIFA tersebut merupakan program besar yang telah diterapkan di beberapa negara, dan ia berharap akan berjalan baik di Indonesia ini.
“Jadi FIFA menulis surat ini bukan kacang-kacangan lah.. benar-benar sebuah program besar yang sudah ada di beberapa negara, dan ini spesial buat Indonesia. Jangan sampai kesempatan ini tidak kita ambil.” ucapnya dalam video tersebut.
Erick Thohir juga menulis dalam unggahannya bahwa supporter merupakan bagian penting yang pantas menjadi perhatian utama dalam transformasi sepak bola.
Jadi adanya Tragedi Kanjuruhan ini diharap menjadi titik balik untuk memperbaiki sepak bola Indonesia.
Tagar #KitaHadapiKitaAtasi pun ditulisnya untuk menutup pesan tersebut.*** (Dilla Anggraini)

Share this article
Suporter menjadi perhatian utama dari hasil pertemuan Erickh Thohir dengan Presiden FIFA Gianni Infantino.