AYOJAKARTA.COM-- Grab Indonesia, bersama Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menyelenggarakan GrabX Mini Festival di kawasan Kota Tua Jakarta. Sejalan dengan komitmen Grab sebagai Panduan Harian (Everyday Guide), kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian GrabX 2026.
Membuka acara GrabX Mini Festival, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary mengatakan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta, seperti Grab menjadi langkah penting dalam memperkenalkan budaya Jakarta ke kancah global.
“Kolaborasi acara GrabX Mini Festival ini memungkinkan konten kreator mancanegara yang hadir merasakan langsung kekayaan budaya Betawi," katanya dikutip Rabu, 15 April 2026.

Acara ini menghadirkan perpaduan inovasi teknologi dan kekayaan budaya Indonesia kepada lebih dari 150 wisatawan yang terdiri dari konten kreator dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Sekaligus membawa pengalaman kuliner dan budaya lokal Indonesia ke audiens yang lebih luas. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya Grab menghadirkan teknologi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari seraya memperkenalkan kekayaan lokal Indonesia kepada dunia.
GrabX Mini Festival mengajak konten kreator internasional untuk menikmati pengalaman lokal Indonesia secara langsung, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya dan UMKM.

Peserta mengikuti perjalanan imersif yang mencakup eksplorasi Museum Sejarah Jakarta dan workshop mewarnai wayang di Museum Wayang, hingga pertunjukan budaya Betawi seperti Keroncong Kemayoran, Tari Yapong, dan Ondel-ondel.
Pendekatan imersif ini sejalan dengan upaya Dinas Kebudayaan dalam menghadirkan pengalaman budaya yang tidak hanya informatif, tetapi juga partisipatif dan relevan bagi generasi global. Melalui rangkaian ini, konten kreator yang hadir tidak hanya melihat, tetapi juga merasakan langsung kekayaan budaya Jakarta.
"Rangkaian acara seperti ini merupakan upaya penting yang dapat memperluas akses terhadap budaya yang ada di Jakarta, sekaligus memperkenalkannya melalui pendekatan yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi, guna mendukung kelestariannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, penyelenggaraan GrabX Mini Festival dinilai berkontribusi positif dalam usaha meningkatkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) Provinsi DKI Jakarta.
Kegiatan ini juga selaras dengan momentum menuju perayaan Jakarta 5 Abad, sebagai upaya memperkuat identitas budaya Jakarta sekaligus mendorong kota menjadi kota global yang berbudaya.
Pada GrabX Mini Festival, para konten kreator tidak hanya diundang untuk mengenal sejarah kota Jakarta, tetapi juga merasakan langsung bagaimana teknologi terintegrasi dalam pengalaman menjelajahi kota melalui fitur GrabDiscover dan GrabMaps.
Didukung kecerdasan buatan, fitur-fitur ini mampu memberikan rekomendasi yang lebih personal, kontekstual, dan real-time, sehingga membantu pengguna menemukan pengalaman lokal secara lebih mudah dan bermakna.

Pendekatan ini memudahkan para konten kreator menemukan pengalaman lokal secara lebih praktis dan personal.
Sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan UMKM lokal, Grab menghadirkan 12 Mitra Merchant GrabFood Bintang Lima dan GrabMart merchant terkurasi dengan kualitas terbaik berdasarkan penilaian jutaan pengguna.
Kurasi ini mencerminkan bagaimana teknologi Grab membantu meningkatkan visibilitas pelaku usaha lokal sekaligus menjaga standar kualitas bagi konsumen.
Beberapa di antaranya merupakan pelaku kuliner legendaris seperti Pisang Goreng Madu Bu Nanik, Toko Kopi Tuku, Soto Betawi Pak Kumis, Martabak Djuara, hingga Nasi Goreng Kebon Sirih 1958. Kehadiran mereka memberikan kesempatan bagi para konten kreator untuk menikmati kuliner khas Jakarta dengan standar kualitas yang konsisten.

Melalui rangkaian acara ini, Grab menunjukkan peran teknologi dalam menghubungkan pelaku UMKM lokal dengan audiens yang lebih luas dan memperkuat budaya kuliner Nusantara sebagai bagian penting dari diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.
GrabX Mini Festival juga menjadi contoh nyata bagaimana inovasi digital dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya secara berkelanjutan.
Director of Territory Jabo & ID Central Operations Grab Indonesia, Iki Sari Dewi mengatakan bahwa melalui kolaborasi bersama Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, GrabX Mini Festival menjadi wujud komitmennya untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan lokal.

"Kami ingin menunjukkan bagaimana inovasi Grab sebagai ‘Your Everyday Guide’ membantu masyarakat dan wisatawan menemukan serta menikmati kekayaan budaya, sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM lokal melalui platform digital,” jelasnya.
Share this article
Grab Indonesia bersama Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menghadirkan GrabX Mini Festival di Kota Tua Jakarta memperkenalkan kekayaan budaya dan kuliner lokal kepada ratusan konten kreator internasional.