AYOJAKARTA.COM - Usai menyeruak kabar Anies Baswedan yang telah meminang Cak Imin sebagai cawapres, Partai Demokrat kecewa dan merasa dikhianati.
Buntut kekecewaan tersebut, diluapkan oleh para kader Demokrat di sejumlah wilayah dengan menurunkan seluruh baliho terpampang wajah Anies Baswedan.
Salah satunya adalah DPP Partai Demokrat di Ciamis Jawa Barat yang menurunkan ribuan spanduk dan baliho Anies-AHY.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Berada di Lingkungan yang Toxic, Buruan Menjauh Ya!
Tak hanya menurunkan, pengurus DPC Demokrat juga menyobek foto Anies Baswedan yang bersanding dengan AHY.
Tindakan pencopotan dan perobekan ini adalah bentuk kekecewaan para kader Demokrat karena isu terpilihnya Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai cawapres Anies.
Selain Ciamis, tindakan serupa juga dilakukan oleh pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Pencopotan seluruh baliho dan spanduk tersebut tak hanya dilakukan di kota Garut, melainkan hingga ke seluruh pelosok Garut.
Baca Juga: Usia yang Tepat Ketika Seseorang Paling Percaya Diri Menurut Penelitian, Kamu Termasuk?
Para kader menganggap Anies Baswedan telah melakukan pengkhianatan terhadap Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
Dilansir Ayojakarta.com dari kanal YouTube tvOnenews, Jumat (1/9/2023), sejumlah wilayah lain pun melakukan tindakan yang sama usai adanya instruksi dari Ketua DPP Partai Demokrat yang menyatakan bahwa Anies Baswedan telah berkhianat.
Sebelumnya, Partai Demokrat menyebut bahwa Anies Baswedan telah menjadi pengkhiatan karena memilih bersanding dengan Cak Imin padahal sebelumnya telah memberikan janji akan bersanding dengan AHY.
Anies bahkan dianggap sebagai sosok orang yang tidak pantas sebagai seorang pemimpin karena tidak memiliki etika dalam berpolitik.
Baca Juga: 5 Kelebihan iPhone XR yang Membuatnya Masih Layak Dibeli Tahun 2023
Anies disebut telah diam-diam membentuk koalisi baru antara NasDem dengan PKB yang mengusung Cak Imin.
Pengkhianatan Anies tersebut merupakan keputusan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh yang memilih berlabuh dengan PKB dalam Pilpres 2024 mendatang.
Hal itu jelas memberikan dampak kepada Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang selama ini bersama-sama mengusung Anies sebagai Capres.**

Share this article
Usai menyeruak kabar Anies Baswedan yang telah meminang Cak Imin sebagai cawapres, Partai Demokrat kecewa dan merasa dikhianati.