AYOJAKARTA.COM - Tersangka Mario Dandy bersama temannya Shane Lukas dihadirkan dalam proses acara rekonstruksi penganiayaan David yang dilakukan di TKP Perumahan Green Permata, Ulujami, Jakarta Selatan.
Diketahui pada saat keluar dari rumah tahanan Rutan Polda Metro Jaya, tampak terlihat Mario Dandy mengarah tatapan tajam ke arah awak media begitu lama sebelum ia dibawa ke lokasi rekonstruksi tersebut.
Sorotan tajam Mario Dandy dari tatapan dan gestur tubuhnya seakan-akan tidak ada penyesalan atas apa yang dilakukannya pada David hingga koma.
Kemudian saat hendak dibawa ke mobil tahanan, Mario Dandy dirangkul oleh salah satu penyidik guna untuk menghindari kamera awak media sembari berlari ke arah mobil tahanan Polda Metro Jaya dan berkata hati-hati.
"Awas pelan-pelan. Pelan ya," kata salah satu penyidik yang mengawasi Mario yang dikutip ayojakarta.com pada akun Instagram @memomedsos, jumat (10/3).
Selanjutnya unggahan akun Instagram @memomedsos tersebut dibanjiri komentar netizen sebagai berikut :
Baca Juga: Jalani Rekonstruksi, Sikap Songong dan Tengil Mario Dandy Satrio Jadi Sorotan, Netizen: Kurang Ajar!
"Yang dia pikirkan, ingat ya power gw gede, bokap gw orang pajak! Habis ini gw di bebasin, " kata @achmadcanthink.
"Dia gak tau berita di luar tentang keluarganya, sekarang kek apa ya, " ucap @rizkian_dwp.
"Ngopi mas, " kata @tomyariw.
Baca Juga: Polisi Temukan Ada Upaya Menghapus Barang Bukti, Pakar Nilai Mario Dandy Bakal Didakwa Lebih Berat!
"Kok kelihatan masih sehat-sehat aja, fisiknya belum ada yang berwarna, " kata @ucon17.
"Arogansi sang jagoan karena bapaknya, #GWAGAKTAKUT, berani kok karena bapaknya, kalo berani power sendiri lah, bangga kok sama harta bapaknya, bangga tuh sama harta dari keringat sendiri lah walaupun itu motor second yang tiap minggu wajib ke bengkel, " jelas @muhzainul_sp.
"Dia merasa bapaknya orang kaya banyak uang bisa beli hukum dan bisa bebas dari tuntutan hukum, " kata @rusly_evendy,***

Share this article
Seolah punya power gede, begini tampang Mario Dandy saat keluar dari rutan jelang rekonstruksi penganiayaan David.