Waspada, Jakarta Tenggelam 2030 Semakin Nyata

Waspada, Jakarta Tenggelam 2030 Semakin Nyata

Waspada, Jakarta Tenggelam 2030 Semakin Nyata

AYOJAKARTA.COM - Perubahan iklim yang terjadi memaksa semua pihak untuk semua pihak untuk terus beradaptasi.

Terlebih lagi tingginya panas bumi membuat es yang berada di kutub mencair dan membuat air laut semakin meninggi.

Hal ini pun kemudian berpengaruh pada beberapa orang yang tinggal di pesisir laut salah satunya wilayah ibu kota, Jakarta

Baca Juga: Hore Weekend Tiba! Catat Acara Akhir Pekan 14-15 Januari 2023 di Jakarta, Saatnya Refreshing dan Cari Hiburan

Berbagai penelitian pun telah memprediksikan bahwa kota megapolitan yang dihuni 11 juta penduduk ini akan tenggelam pada 2030.

Salah satunya adalah sebuah artikel yang dikeluarkan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan judul "Kepala Bappenas Ingatkan Pemprov DKI: 2030 Jakarta Terancam Tenggelam" yang dirilis pada 19 Desember 2017.

Dalam artikel tersebut diterangkan oleh Bambang Brodjonegoro yang pada saat itu merupakan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) bahwa penurunan tanah terus terjadi di wilayah DKI Jakarta khususnya Jakarta Utara.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Sabtu 14 Januari 2023, BMKG: Mayoritas Cuaca Berawan

Bambang Brodjonegoro menyebutkan bahwa penurunan permukaan tanah ini semakin mengkhawatirkan saat bencana banjir menggenangi wilayah Jakarta Utara dan Wilayah Jakarta Selatan mendapat banjir kiriman dari gunung dan sungai.

"Kalau hingga tahun 2030 kita tidak melakukan apa-apa maka Jakarta akan kena banjir dari dua arah. Kalau yang laut masuk, hampir seluruh Jakarta Utara akan terkena banjir. Sementara daerah Jakarta yang lebih ke selatan akan terkena dampak banjir dari gunung atau sungai. Sehingga kita bisa bayangkan Jakarta akan seperti apa kalau tidak lalukan pertahanan dari sekarang," kata Bambang.

Beberapa faktor yang menyebabkan turunnya permukaan tanah dikatakan dalam artikel tersebut disebabkan karena penyedotan air yang berlebihan.

Baca Juga: Kenali 5 Wilayah di Jakarta dengan Nilai Pajak Tinggi, Berminat Miliki Hunian di Sini?

Hal itu menyebabkan terjadinya penurunan permukaan tanah sekitar 7 centimeter. Bahkan di tiga titik kritis Jakarta, yaitu Muara Kamal, Pluit dan Kali Baru penurunan permukaan tanah mencapai 12 centimeter per tahun.

Dikatakannya bahwa penyelesaian masalah banjir di wilayah Jakarta Utara pun tak cukup hanya dengan membangun tanggul.

Bambang pun memberikan contoh banjir Rob yang terjadi pada tahun 2017 di wilayah Muara Baru.

Baca Juga: Terbaru! Simak Jadwal Pemberlakuan, Tarif, serta Daftar Ruas Jalan yang Menerapkan Sistem ERP DKI Jakarta

"Meskipun tanggulnya sudah cukup tinggi, kira-kira 2,4 meter tapi ternyata tinggi air lautnya 2,5 meter. Sehingga meskipun sudah ada tanggul airnya tetap masuk," kata Bambang.

Bambang menambahkan bahwa pembangunan tanggul merupakan sistem pertahanan jangka pendek. 

Ia mengatakan bahwa perlu ada penyediaan alternatif air tanah dan pengolahan air limbah agar penurunan permukaan tanah di Jakarta tak terus terjadi.

Baca Juga: 10 Kota Paling Kaya di Indonesia Tahun 2022: Bukan Jakarta, Nomor 1 Tak Pernah Disangka-Sangka!

Hal ini pun selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh Robert Delinom yang merupakan peneliti Geoteknologi dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pada 2013 lalu.

Ia mengatakan bahwa wilayah Jakarta Barat mengalami penurunan permukaan tanah dengan sangat cepat.

Menurut Robert Delinom, hal ini disebabkan karena maraknya pendirian hotel, dan pusat perbelanjaan yang di bangun di wilayah tersebut.

Baca Juga: Jakarta Akan Terapkan Jalan Berbayar Non Tol? Cek Jadwal, Lokasi, dan Tarif di Sini!

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh LIPI pada 2000-2005, wilayah Jakarta Barat mengalami penurunan tanah 10 - 15 cm.

Dalam akhir penjelasannya Robert mengatakan bahwa penurunan permukaan tanah ini makin meluas disusul akibat adanya aktivitas pembangunan yang signifikan di wilayah Jakarta.

Hal ini pun kemudian dapat menyebabkan terjadinya banjir di Jakarta selain adanya perubahan tutupan lahan, kondisi geologi, dan perubahan iklim global.

Artikel ini telah terbit pada laman lipi.go.id dengan judul "Kepala Bappenas Ingatkan Pemprov DKI: 2030 Jakarta Terancam Tenggelam".***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Pusat 04 Jun 2026, 19:22 WIB

Penyandang Disabilities Bisa Daftar, Sudin Nakertransgi Jakarta Pusat Buka 2.000 Lowongan Kerja 2026!

Sebanyak 2.000 lowongan kerja dari 37 perusahaan disediakan dalam Job Fair

Ekonomi 04 Jun 2026, 18:48 WIB

Rupiah Tembus Rp18.023, Begini Strategi Maybank Wealth Management Amankan Aset Nasabah

Rupiah tembus Rp18.023/USD dipicu inflasi Mei naik 0,28% & suku bunga AS tinggi. Hadapi krisis, Head Wealth Management Maybank Johan Kesuma Harsa sarankan nasabah lakukan diversifikasi investasi.

News 04 Jun 2026, 18:05 WIB

Infogresik Ajak Pelaku Kreatif Ubah Homeless Media Jadi Rumah Aspirasi Warga

Infogresik tegaskan Homeless Media wajib jadi rumah nyaman bagi publik. Simak strategi kelola konten lokal yang tepercaya di sini!

Gadget 04 Jun 2026, 15:53 WIB

Secanggih Apa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 Samsung Galaxy Z Fold 8? Simak Ulasannya

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 Ultra Juli 2026. HP tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), teknologi laser drilling agar layar rata tanpa lipatan, chip 2nm, RAM hingga 16GB, dan kamera 200MP.

Gadget 04 Jun 2026, 14:49 WIB

Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Baterai Jumbo dan Layar Tanpa Lipatan

Samsung bersiap merilis Galaxy Z Fold 8 Ultra pada Juli 2026. Ponsel lipat tipis 4,1 mm ini bawa baterai 5.000mAh (45W), layar tanpa bekas lipatan, chip Snapdragon 8 Elite Gen 5, dan kamera 200MP.

News 04 Jun 2026, 14:46 WIB

Suara Pengamat: ISMN Meet Up Surabaya 2026 Benteng Pertahanan Kreator Lokal

Pengamat puji ISMN Meet Up Surabaya 2026! Dinilai sukses jadi wadah strategis yang bikin ekosistem media sosial jadi jauh lebih sehat.

Metropolitan 04 Jun 2026, 14:16 WIB

Pemeliharaan Gardu Listrik PLN 5-6 Juni 2026, PAM JAYA: Terdapat 45 Wilayah Terdampak Suplai Air

Informasi penting terkait gangguan sementara pada suplai air di sejumlah wilayah Jakarta akibat pekerjaan pemeliharaan gardu listrik milik PLN yang menjadi sumber pasokan energi bagi Instalasi Pengola

Viral 04 Jun 2026, 14:12 WIB

Viral 'Pulau Sampah' di Pesisir Muara Angke, 70 Personel UPS DLH DKI Lakukan Penanganan Secara Bertahap!

Tim gabungan dari berbagai unsur mulai melakukan aksi pembersihan besar-besaran terhadap tumpukan sampah yang membentuk daratan atau dikenal sebagai "pulau sampah" di pesisir Jakarta Utara.

News 04 Jun 2026, 13:39 WIB

Peringatan Keras Kemenhaj RI, Jemaah Haji Dilarang Bawa Air Zamzam di Dalam Koper!

Kementerian Haji dan Umrah RI memberikan peringatan keras kepada jemaah haji agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin saat kepulangan ke Indonesia.

Jakarta Selatan 04 Jun 2026, 13:20 WIB

Pastikan Produk Pangan Aman, Sudin KPKP Jakarta Selatan Lakukan Uji Sampel di 5 Lokasi Ini!

Pastikan produk pangan yang beredar di masyarakat aman, Suku Dinas Ketahanan Pangan, kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan aktif lakukan pengawasan.

Metropolitan 04 Jun 2026, 13:05 WIB

30 Rumah Warga Hangus Terbakar di Jakarta Pusat, Pemkot Jakpus Gerak Cepat Berikan Bantuan!

Kebakaran kembali terjadi didi Jalan Tanah Tinggi IV RT 09 RW 07, Johar Baru, Jakarta Pusat, sekitar pukul 00.15 WIB pada Kamis, 4 Juni 2026 dini hari yang menghanguskan 30 rumah warga.

News 04 Jun 2026, 11:51 WIB

Bikin Geleng Kepala! 4 Tindakan Dugaan Korupsi Ex Kepala BGN Dadan Hindayana Cs

Kejaksaan Agung sudah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana dan mantan Wakil Kepala BGN Sony Sanjayana dan Lodewyk Pusung sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG

Komunitas 04 Jun 2026, 10:59 WIB

ISMN Meet Up Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Jembatan Sukses Kreator Lokal Hadapi Dinamika Industri

ISMN Meet Up Surabaya 2026 resmi dibuka! Ajang kolaborasi kreatif untuk bantu kreator lokal bertahan dan bertumbuh di tren media sosial.

Jakarta Barat 04 Jun 2026, 10:51 WIB

Diduga Artefak, Sudin Kebudayaan Jakarta Barat Tindak Lanjut Temuan 4 Lempengan Batu Granit Aksara Cina!

Diduga artefak, temuan lempengan batu di wilayah Kelurahan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan ditindaklanjuti oleh Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

News 04 Jun 2026, 10:16 WIB

Jembatan Baru Komunikasi Publik, ISMN Hubungkan Kominfo Jatim dan Homeless Media

ISMN gandeng Kominfo Jatim rangkul Homeless Media! Sinergi radikal ini siap ubah peta informasi dan guncang dominasi media arus utama.

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:47 WIB

679 Jiwa Terdampak Kebakaran Kemayoran, Dinsos DKI Berikan Bantuan Logistik: Makanan hingga Layanan Dukungan Psikososial

Dinas Sosial DKI Jakarta diketahui memberikan bantuan logistik berupa makanan siap saji, kebutuhan dasar, perlengkapan keluarga dan sekolah, termasuk Layanan Dukungan Psikososial serta dukungan hunian

Metropolitan 04 Jun 2026, 07:11 WIB

Prediksi Cuaca DKI Jakarta Kamis 4 Juni 2026: 4 Wilayah Serentak Hujan Sore hingga Malam Hari

Informasi seputar prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada hari Kamis, 4 Juni 2026.

Nasional 03 Jun 2026, 22:20 WIB

Aturan Baru Cukai Rokok dan Kemasan Polos, Sanggupkah 6 Juta Pekerja Tembakau Bertahan?

Layer baru cukai 2026 & aturan kemasan polos ancam industri rokok legal. Kebijakan ini dinilai memicu PHK masif bagi 6 juta pekerja & petani. Ahli desak penguatan hukum nyata, bukan regulasi baru.

Pendidikan 03 Jun 2026, 21:51 WIB

UIC Creative Showcase 2026 bertema “The Great Britain Festival in Indonesia” Saatnya Unjuk Gigi di Negeri Inggris Raya

UIC College, dibawah naungan USG Education Group menggelar UIC Creative Showcase 2026 bertema "The Great Britain Festival in Indonesia".

Nasional 03 Jun 2026, 20:58 WIB

Dilema Cukai Rokok 2026, Mengapa Produsen Legal Merasa Dikorbankan oleh Layer Baru Menkeu?

Rencana layer baru cukai 2026 untuk akomodasi rokok ilegal dinilai tidak adil bagi pabrikan patuh. Kebijakan ini memicu moral hazard, ancam pangkas Rp150 T kas negara, dan rontokkan industri legal.