AYOJAKARTA.COM – Tak terasa waktu menuju Ramadan 1444 H tahun 2023 akan segera tiba.
Banyak hal-hal unik yang dapat kita saksikan hanya di bulan Ramadan yang tak dapat ditemukan di bulan-bulan lain.
Mulai dari beragam kegiatan-kegiatan umat muslim yang unik, makanan khas Ramadan, dan masih banyak lagi hal-hal yang hanya dapat ditemukan di bulan Ramadan.
Bulan Ramadan adalah bulan yang suci, dan perayaan Ramadan pun tak hanya dilakukan di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama islam.
Baca Juga: Terpopuler! Mahfud MD Kirim Surat Balasan untuk Richard Eliezer, Kode Keras ke Majelis Hakim?
Namun di berbagai belahan dunia, bagi penduduk muslim pasti akan merayakan indahnya bulan Ramadan.
Ingin tahu fakta unik Ramadan apa saja yang ada di belahan dunia? Yuk simak informasi selengkapnya di bawah ini.
Berikut 7 fakta unik Ramadan dari berbagai belahan dunia yang dikutip Ayojakarta.com pada laman resmi Universitas Persada Indonesia Y.A.I, Selasa 31 Januari 2023:
1. Indonesia
Dimula dari negara kita Indonesia, sebagai salah satu negara di dunia dengan masyarakat Muslim terbesar, Indonesia tentunya mempunyai beragam keunikan saat bulan Ramadan tiba.
Beberapa keunikan tersebut antara lain menjamurnya pedagang-pedagang makanan berbuka puasa di sepanjang jalan raya atau di komplek perumahan.
Baca Juga: Semprot Jaksa Terkait Tuntutan Richard Eliezer, Pakar Hukum Pidana: Nggak Tahu Sekolahnya di Mana?
Selain itu akan bermunculan pula anak-anak atau orang dewasa yang bermain kembang api atau petasan, walaupun sebenarnya hal itu dilarang.
Kebiasan luar biasa unik adalah adanya mudik besar-besaran yang mengakibatkan jalan menjadi macet dan tiket transportasi habis terjual jauh sebelum hari Raya Idul Fitri.
2. Arab Saudi
Umat Islam mempunyai cara tersendiri untuk memberitahukan tanda waktu berbuka, waktu salat, dan sebagainya.
Misalnya dengan adzan, melalui pengumuman di masjid atau menabuh bedug untuk memberitahukan waktu berbuka dan sahur.
Nah ternyata di Arab Saudi terdapat kebiasaan unik saat menyambut bulan Ramadan yaitu “Meriam Ramadan” di Makkah Al Mukarramah yang digunakan untuk mengumumkan tanda masuknya bulan suci Ramadan, waktu berbuka, waktu sahur, waktu imsak, dan masuknya tanggal 1 Syawal.
Pada bulan Ramadan, semua orang di Arab Saudi juga berlomba-lomba menyediakan hidangan berbuka puasa.
Saat puasa tiba akan ada kurang lebih 12.000 meter taplak meja dengan hidangan yang memang disuguhkan untuk para Jamaah Masjidil Haram.
Umumnya hidangan yang disajikan antara lain berupa minuman, buah, kurma, dan yogurt.
3. Rusia
Durasi puasa di bulan Ramadan di negara Rusia merupakan salah satu puasa terlama di dunia yaitu selama 17 jam.
Namun, lamanya waktu berpuasa tersebut tidak menjadi halangan bagi umat Islam Rusia untuk menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Lebih dari 20 juta umat Muslim di Rusia kerap berkumpul di masjid-masjid dan menyantap khingaish atau gainaish untuk berbuka.
Khingaish merupakan roti yang diisi dengan keju dan gainaish merupakan roti yang terbuat dari gandum. Serta ada minuman fermentasi non alkohol bernama Kvaas.
4. Mesir
Umat Muslim di Kairo mempunyai kebiasaan unik menyambuk bulan Ramadan, dimana pada tersebut kota Kairo berubah menjadi kota sejuta lampu.
Karena umat Muslim disana mempunyai kebiasaan memasang lampu Fanus (lampu tradisional Kairo) di rumah mereka.
Tradisi ini sudah ada sejak Dinasti Fattimiyah dimana saat itu pemasangan lampu ditujukan untuk menyambut kedatangan pasukan Raja Mesir yang akan berkunjung saar Ramadan.
Baca Juga: Terpopuler! Irma Hutabarat Was-Was Ibu Brigadir J Dengar Pernyataan Farhat Abbas: Jangan Sampai
Untuk makanan, ada sebuah makanan pencuci mulut di Kairo yang sangat dinantikan di bulan Ramadan yaitu Kunafa yang bercita rasa manis.
Selain itu masyarakat Muslim kota Mesur juga berlomba-lomba membuat tempat berbuka puasa gratis untuk mencari pahala.
5. Afrika Selatan
Di Afrika Selatan, lama berpuasa di bulan Ramadan mencapai 14 jam dalam sehari, dengan temperatur diatas 30 derajat Celcius.
Namun masyarakat Afrika Selatan memaknai puasa Ramadan bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus, tetapi menjadi momen untuk memperbaiki diri, emosi, moralitas, dan spiritual mereka.
Bahkan di momen Ramadan, umat Muslim disana menjadikannya ajang untuk mengenalkan Islam ke berbagai kalangan di Afrika Selatan.
Biasanya mereka akan menyiarkan dengan berbagai media seperti radio dan koran.
Sama seperti di Indonesia, di Afrika Selatan umat Muslim juga berkunjung atau berziarah ke makam keluarga yang telah tiada untuk mendoakan.
Makanan khas yang sering disajikan saat Ramadan tiba adalah Samosa, pie, kari, dan halim (sejenis kaldu).
6. Jepang
Jika di Indonesia atau di Arab Saudi, kurma menjadi salah satu menu khas saat berbuka puasa saat Ramadan.
Di Jepang ada kue Dorayaki, yang menjadi menu khas tradisi berbuka puasa saat Ramadan.
Para umat Muslim di Jepang juga biasanya akan membentuk semacam panitia Ramadan yang bertugas menyusun kegiatan Ramadan di Japan Islamic Centre.
7. Australia
Lama berpuasa di Australia bagi umat Muslim adalah menjadi salah satu yang terpendek di dunia yaitu selama 10 – 11 jam sehari.
Hal itu membuat umat Islam di Australia sering berbuka puasa saat masih sedang dalam perjalanan selepas pulang bekerja karena waktu berbuka bersamaan dengan jam pulang kantor sekitar pukul 5 sore.
Salat tarawih di Melbourne pada umumnya dilakukan sebanyak 11 rakaat dan berbeda dengan Indonesia dimana di sana tidak diawali dengan ceramah.
Nah itulah 7 fakta unik Ramadan dari berbagai belahan dunia.***

Share this article
Bahkan di momen Ramadan, umat Muslim disana menjadikannya ajang untuk mengenalkan Islam ke berbagai kalangan di Afrika Selatan.