Terkuak! Maju Pilpres 2024 Diusung Nasdem, Ternyata Anies Baswedan Tidak Pamit ke Gerindra?

Terkuak! Maju Pilpres 2024 Diusung Nasdem, Ternyata Anies Baswedan Tidak Pamit ke Gerindra?
Terkuak! Maju Pilpres 2024 Diusung Nasdem, Ternyata Anies Baswedan Tidak Pamit ke Gerindra?

AYOJAKARTA.COM – Nama Anies Baswedan kini tengah ramai diperbincangkan publik dengan berbagai isunya semenjak dirinya mulai melirik maju mencalonkan diri pada Pilpres 2024 mendatang bersama Nasdem.

Anies Baswedan bahkan dikabarkan memiliki utang Rp 50 M kepada Sandiaga Uno saat maju Pilgub DKI Jakarta 2017 silam.

Saat itu diketahui Anies Baswedan masih maju bersama Partai Gerindra, bekerja sama dengan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Baca Juga: Putusan PN Jaksel Sering Kontroversial, Anggota DPR Ingatkan Kasus Ferdy Sambo Bisa Berakhir Begini

Sayangnya, fakta baru terkuak, bahwa setelah diusung dan dibantu oleh Partai Gerindra, kini Anies yang diketahui maju bersama Nasdem ternyata tidak pamit kepada partai yang pernah membantunya itu.

Fakta itu diungkapkan oleh Andre Rosiade selaku politisi Partai Gerindra pada acara Catatan Demokrasi yang disiarkan TV One News seperti dilansir Ayojakarta.com.

Andre sangat menyayangkan sikap Anies Baswedan kepada Partai Gerindra padahal selama dia berada dalam naungan Gerindra, Anies telah banyak dibantu berbagai hal.

Partai Gerindra yang diketuai oleh Prabowo Subianto itu sebenarnya sudah merelakan sikap Anies Baswedan yang tidak memberikan ‘pamit’ sama sekali ketika memutuskan hubungan dengan Gerindra.

Baca Juga: Terungkap! Pertemuan Rahasia Penasihat Hukum Keluarga Brigadir J dengan Mahfud MD, Ternyata Bahas Hal Ini

Namun bagi Andre, dirinya sangat ingin publik tahu dan ingin mengungkapkan bagaimana sikap Anies kepada Partai Gerindra.

Soal utang piutang Rp 50 M, menurut Andre itu bukan ranah milik Gerindra, karena bukan Gerindra yang membuka kabar utang tersebut kepada publik.

“Sikap resmi Partai Gerindra jelas, itu mungkin perjanjian bang Sandi dan mas Anies yang disebutkan Erwin Aksa ya, yang disebut Erwin Aksa itu perjanjian antara bang Sandi dan mas Anies yang di draft oleh Pak Rikrik,” ucap Andre.

“Dan itu kan urusan internal bang Sandi dengan mas Anies, urusan gocap M itu, yang urusan Gerindra kita tidak pernah mengungkapkan apapun,” tambahnya.

Baca Juga: Tegang! Putusan Vonis Bharada E Dipertaruhkan! Ketua LPSK: Citra Penegak Hukum Akan Merosot? 

Prabowo Subianto sendiri sudah memberikan perintah jelas dengan meminta untuk tidak mengungkit baik itu kebaikan ataupun jasa mereka terhadap Anies Baswedan dari Partai Gerindra.

“Jadi sekali lagi pak Prabowo pesannya kepada kami jelas, tidak usah ungkit-ungkit kebaikan masa lalu tidak usah ungkit-ungkit jasa masa lalu,” katanya.

Walaupun nyatanya, bantuan yang diberikan kepada Anies Baswedan tidak membuatnya pamit atau sekedar ‘kulanuwun’ kepada Partai Gerindra ketika kini memilih bersama Nasdem.

“Meskipun ya mohon maaf ya, ini beda antara Pak Prabowo dan kami dibawah, ya mohon maaf, mas Anies kami usung kami dukung dan kami bantu pembiayaannya pamit pun tidak sama sekali dengan Pak Prabowo dan Partai Gerindra,” ungkap Andre.

Baca Juga: Dukung Richard Eliezer, Martin Simanjuntak: Kalau Ada yang Bilang Dia Pelaku Utama Ini Perlu Dites Kejiwaannya

“Mohon maaf, ini fakta. Ini fakta bahwa kita sudah dukung kita sudah usung, ya kulonuwun sama sekali engga. Itu fakta yang ingin sekali saya ungkapkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Andre mengatakan bahwa saat berada dalam Partai Gerindra, perjanjian antara Anies Prabowo dan Sandiaga Uno itu ada.

“Tapi yang jelas soal seluruh perjanjian apapun itu saya ingin tegaskan, perjanjian itu ada, jadi kalau ada timnya mas Anies bilang tidak ada perjanjian saya ingin tegaskan perjanjian itu ada,” tegas Andre.

“Yang bisa buka hanya tiga orang, Prabowo tentunya sebagai salah satu orang yang ikut bertanda tangan, tapi Pak Prabowo sudah menginstruksikan kepada kami tidak usah di ungkit-ungkit lagi, haknya mas Anies untuk mencalonkan Presiden, haknya mas Anies untuk maju jadi Presiden kita tidak akan menghalang-halangi, tidak ungkit-ungkit,” kata Andre lagi.

“Lalu yang kedua bang Sandi salah satu pelakunya, atau mas Anies sendiri yang berbicara gitu, betul nggak ada perjanjian itu,” imbuhnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pilpres 2024
# NasDem
# Gerindra
# Prabowo Subianto
# Anies Baswedan

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).