AYOJAKARTA.COM – Kubu Ferdy Sambo bereaksi atas pernyataan Richard Eliezer alias Bharada E antara lain mengenai adanya perempuan misterius yang keluar dari kediaman mantan Kadiv Propam Polri itu di Jalan Bangka, Jakarta Selatan.
Pengacara Ferdy Sambo, Arman Hanis, membantah pernyataan Richard Eliezer yang bilang dia memergoki perempuan misterius alias tidak dia kenal keluar dari rumah di Jalan Bangka XI A. Bharada E menyebut perempuan itu keluar sambil mengangis.
“Memergoki apa? Saya sudah tegaskan kalau itu tidak benar dan karangan RE saja, buktinya ada gak?“ kata Arman kepada wartawan Kamis 1 November 2022, seperti dilansir pmjnews.com.
Dalam pandangan Arman Haris, keterangan Bharada E merupakan karangan semata karena bertentangan dengan keterangan saksi lain.
Pengacara Ferdy Sambo itu lantas menyoal status justice collaborator (JC) dari Richard dan meminta Bharada E tidak mengarang atau berbohong.
“Saya tegaskan sekali lagi bahwa itu hanya karangan RE dan keterangan RE bertentangan dengan keterangan saksi-saksi lain dan bukti video yang pernah ditayangkan di sidang. Ingat, harusnya JC jujur di sidang, tidak mengarang cerita apalagi bohong,” ujarnya.
Sebelumnya, dalam persidangan Rabu 30 November 2022, Bharada E menerangkan sosok perempuan misterius saat hakim menanyakan perihal adanya pertengkaran antara Ferdy Sambo dengan Putri Candrawathi.
Semula, Bharada E bercerita bahwa dia yang sedang berada di rumah Jalan Saguling, melihat Putri Candrawathi sedang marah.
“Singgah di sana, saat mampir di kediaman, saya lihat ibu marah. Saya gak berani menanyakan,” ujar Bharada E.
Kemudian, beberapa menit kemudian, Bharada E melihat terdakwa Ferdy Sambo tiba dirumah dengan marah–marah.
Baca Juga: 7 Cara Menghilangkan Kutu Rambut dengan Cepat dan Alami
“Setengah jam kemudian, pak FS pulang diantar Saddam. Pak FS kayak marah–marah juga langsung masuk kedalam rumah,” lanjutnya.
Bharada E mengaku tidak tahu kejadian secara pasti di dalam rumah bangka tersebut. Tidak lama berselang, menurut Richard, ada seorang perempuan yang tidak dikenalnya keluar dari rumah sambil menangis.
Bantahan Tidak Tinggal Serumah
Bharada E alias Richard Eliezer dalam keterangan di persidangan juga menyebut bahwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi sudah tidak tinggal serumah.
Bharada E atau Richard Eliezer, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menjadi terdakwa dalam perkara pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Dua tersangka lainnya adalah Ricky Rizal alias Bripka RR dan asisten rumah tangga (ART) sekaligus supir Keluarga Ferdy Sambo, Kuat Ma’ruf.
Arman Hanis juga membantah keterangan dari Bharada E bahwa kliennya dan istrinya, Putri Candrawathi, sudah tidak satu rumah.
Baca Juga: Sebelum Tembak Yosua, Bharada E Sempat Berdoa: Tuhan, Kalau Bisa Ubah Pikiran Pak Ferdy Sambo
Baca Juga: Krishna Murti Beberkan Motif Sebenarnya Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Faktanya...
Arman mengatakan bantahan pihaknya akan dibuktikan nanti saat persidangan kliennya dilaksanakan.
“Terkait keterangan RE (Richard Eliezer) di persidangan, saya tegaskan keterangan itu tidak benar dan hanya karangan RE saja dan nanti akan kami buktikan di persidangan klien kami,” ujar Arman.
Menurut Arman, hubungan Ferdy Sambo dan Putri dalam keadaan yang harmonis. Hal tersebut ditandai dengan perayaan hari ulang tahun pernikahannya di Magelang pada 7 Juli 2022.
“Iya (harmonis), salah satu buktinya tanggal 7 Juli perayaan anniversary perkawinan di Magelang, sudah kami sampaikan di persidangan sebelumnya,” ucapnya.
Jadi siapa yang benar dong, Ferdy Sambo lewat kuasa hukumnya, atau Bharada E alias Richard Eliezer?

Share this article
Kubu Ferdy Sambo bereaksi atas pernyataan Bharada E antara lain mengenai adanya cewek misterius yang keluar dari kediaman di Jalan Bangka.