AYOJAKARTA.COM – Fakta-fakta mulai berhembus di persidangan terkait pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E, Ricky Rizal, Kuat Maruf dan lainnya masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Saksi yang baru-baru ini menjadi sorotan warganet adalah Adzan Romer karena kesaksiannya terakhir di meja hijau.
Pasalnya, beredar rekaman CCTV dengan nuansa hitam putih disebut sebagai rekaman CCTV jelang eksekusi Brigadir J.
Baca Juga: Dibongkar Richard Eliezer, Ricky Rizal Ingin Tabrak Mobil Supaya Brigadir J Celaka
Video itu diunggah akun TikTok @kampungkeling7 dengan keterangan “Moment pistol terjatuh menjelang eksekusi".
Melalui video berdurasi satu menit lima detik itu, saksi berkaos hitam, yang diduga Adzan Romer disebut menunggu kedatangan mobil Ferdy Sambo. Hal ini terlihat dari plat nomor dan model mobil yang dikenal oleh masyarakat.
Sesaat setelah mobilnya akan parkir, Adzan Romer terlihat di belakang mobil untuk mengawasi mobil yang sedang parkir dan Ferdy Sambo yang mengenakan kaos abu dan celana hitam turun.
Akan tetapi, pada detik ke-40, Adzan Romer berlari menuju dekat mobil dan beberapa detik kemudian Ferdy Sambo berjalan menjauhi mobil dengan Adzan Romer di belakangnya.
Hal ini mengingatkan warganet akan Adzan Romer yang kembali bersaksi dan memberi keterangan bahwa ia melihat pistol terjatuh jelang eksekusi Brigadir J saat ia menunggu kepulangan Ferdy Sambo.
Di sisi lain, Adzan Romer mengatakan melihat pistol Ferdy Sambo yang terjatuh sebelum eksekusi.
Sementara itu, tidak ada keterangan lebih lanjut tentang rekaman CCTV yang beredar itu, selain caption, plat nomor dan mobil milik Ferdy Sambo, serta komentar warganet yang meyakini sosok-sosok di dalam video tersebut adalah Adzan Romer dan Ferdy Sambo.
Hal ini menjadi angin segar untuk warganet yang mencari kebenaran terkait kesaksian saksi di persidangan Sambo yang mana sebelumnya sering berubah-ubah, dan tidak sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan atau BAP.***

Share this article
Beredar rekaman CCTV dengan nuansa hitam putih disebut sebagai rekaman CCTV jelang eksekusi Brigadir J.