AYOJAKARTA.COM -- Musibah gempa bumi susulan di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat terjadi hingga 117 kali.
Hal itu diungkapkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung.
Menurut BMKG, gempa susulan 117 kali itu terjadi hingga Selasa pagi, 22 November 2022 pukul 06.00 WIB.
- Baca Juga: Korban Gempa Cianjur Terus Bertambah, BPBD Sigap Siapkan Logistik hingga Dirikan Dapur Umum
- Baca Juga: Update Terkini Gempa Cianjur, Korban Meninggal Bertambah Jadi 162 Orang
- Baca Juga: Bencana Cianjur, Ini Doa saat Gempa dan Memohon Keringanan Musibah
"Gempa susulan sampai 22 November 2022 pukul 06.00 Wib terjadi 117 gempa, tidak ada gempa susulan sejak 05.30 WIB," ujar Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu melalui keterangan resmi yang diterima RepJabar, Selasa, 22 November 2022.
Dia mengatakan, magnitudo terbesar pada gempa susulan yaitu 4,2 dan terkecil magnitudo 1,5.
Sebelumnya, jumlah warga yang meninggal dunia akibat gempa Cianjur bertambah banyak menjadi 162 orang. Dari ratusan orang korban tersebut mayoritas anak-anak.
- Baca Juga: 56 Meninggal dan 700 Luka-luka Akibat Gempa Cianjur, BMKG Beri Peringatan Ancaman Longsor dan Banjir Bandang!
- Baca Juga: Update Korban Gempa Cianjur, Kepala BNPB Suharyanto Sebut 17 Orang Meninggal Dunia dan 19 Orang Luka
"Setelah koordinasi selama satu jam dalam penanganan bencana, pertama kejadian gempa pukul 13.20 WIB berlangsung tidak lama 30 detik di bawah satu menit," ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau sering disapa Kang Emil kepada wartawan di Pendopo Kabupaten Cianjur, Senin malam, 21 November 2022.
Selain gubernur hadir mendampingi Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana, Bupati Cianjur Herman Suherman dan lain sebagainya. Emil menuturkan, pusat dampak luar biasa berada di Kecamatan Cugenang karena daya rusaknya luar biasa.
"Tercatat 162 meninggal dunia dan 326 luka-luka mayoritas patah tulang berhubungan karena tertimpa bangunan roboh," ungkap dia.
Selain itu ada sebanyak 13.784 pengungsi yang akan disebar 14 titik pengungsian. Rumah rusak 60 persen hingga 100 persen mencapai 2.345 unit.*** (RepJabar)

Share this article
BMKG melaporkan musibah gempa susulan di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat terjadi hingga 117 kali.