AYOJAKARTA.COM--Kasus Ferdy Sambo terkait pembunuhan berencana yang dilakukannya terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J memang sangat fenomenal.
Hingga kini persidangan pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo masih terus berlanjut untuk menemukan titik terang apa motif sebenarnya.
Tidak hanya rakyat Indonesia, namun masyarakat dari luar negeri juga turut ramai memperbincangkan kasus Ferdy Sambo tersebut.
Dikutip dari akun Instagram Sudjiwo Tedjo @president_jancukers yang diketahui kini sedang melaksanakan ibadah Umroh di Tanah Suci menuliskan jika pedagang di Madina bahkan menyebut-nyebut nama Ferdy Sambo.
Tidak hanya nama Ferdy Sambo, nama Anies Baswedan dan Presiden Jokowi juga turut menjadi perbincangan sebagai ajang jualan para pedagang tersebut.
“Hayo..Hayo Ferdy Sambo/Anies Baswedan.. Sajadah 50 ribu Jakawi.. 50 Jakawi..50 ribu Jakawi saja!!” tulis Sudjiwo Tedjo dalam postingannya.
“Jokowi (diucapkan Jakawi, sebagai pengganti “Rupiah”). Ferdy Sambo. Anies Baswedan. Tiga nama yang sering disebut – sebut pedagang di Madina. Paling sering Jokowi, baru Sambo lalu Anies. Kadang mereka menyerukan itu sambil lari-lari karena dibubarkan Satpol PP setempat,” tambahnya masih dalam postingan yang sama.
Sang budayawan yang terkenal sebagai Seniman Edan Presiden Jancukers tersebut hanya menuliskan caption pada postingannya “Heuheuheu..demikian,” tulisnya.
Rupanya kasus Ferdy Sambo turut diikuti juga oleh masyarakat kota Madina, dan menjadikan namanya sebagai ajang jualan terutama bagi masyarakat Indonesia yang sedang bepergian menjalankan ibadah haji atau umroh di tanah suci.
Kasus Ferdy Sambo memang sangat menarik untuk diikuti, selain misteri motif pembunuhan yang dilakukannya, banyak drama- drama serta isu-isu menarik yang mengelilingi kasus tersebut.
Mulai dari dugaan tindakan pelecehan seksual, kepribadian ganda, hingga isu judi onlie dan narkoba mewarnai kasus tersebut.
Persidangan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf serta terdakwa lainnya dijadwalkan akan dilanjutkan pekan depan.
Sidang yang mulanya berlangsung pekan ini mulai 17 November 2022 ditunda menjadi tanggal 21 hingga 25 November 2022.
Sidang yang berlangsung pada pekan ketiga November tersebut akan menghadirkan saksi – saksi untuk mengungkapkan kebenaran dalam kasus pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J.
Karena hingga kini motif dari pembunuhan yang dilakukan Mantan Irjen Propam Ferdy Sambo itu belum dapat dipastikan yang sebenarnya.***

Share this article
Nama Ferdy Sambo terdakwa pembunuhan Brigadir J viral dijadikan ajang jualan di Madina, seniman Sudjiwo Tedjo mengungkapkan hal ini