AYOJAKARTA.COM -- Buntut dari tragedi yang terjadi di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu, 1 Oktober 2022 yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban, kini sedang dalam penyidikan Polisi.
Dikutip oleh AyoJakarta.com melalui laman resmi Polri.go.id, untuk mengungkap kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan tim penyidik gabungan Polda Jawa Timur dan Bareskrim Polri telah memeriksa 29 orang saksi.
23 orang di antaranya merupakan anggota kepolisian dan 6 lainnya merupakan saksi yang berada di lokasi kejadian.
Baca Juga: Jadi Bukti Kuat Suami Ayu Dewi Selingkuh dengan Denise Chariesta: dari Bunga hingga Video Ini
Kadiv Humas Polri, Irjen. Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., menyebutkan bahwa pemeriksaan terhadap 29 orang saksi tersebut meliputi hal-hal teknis, mulai dari persiapan penyelenggaraan pertandingan, pengamanan, hingga rencana kontingensi dan kedaruratan.
"Saksi-saksi yang diperiksa terdiri dari saksi petugas, panitia penyelenggara, maupun masyarakat yang ada di sekitar," ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dikutip Rabu, 5 Oktober 2022.
Selain memeriksa para saksi-saksi kunci, tim penyidik gabungan juga turut memeriksa cctv yang berada di lokasi kejadian.
Terdapat enam titik cctv yang akan diperiksa, diantaranya terdapat pada pintu 3, 9, 10, 11, 12, dan 13.
Pihak kepolisian juga terus melakukan pemeriksaan tetesan darah secara laboratoris pada pintu 11 sampai dengan 13 guna mengecek akurasi dan keaslian dengan menggunakan metode scientific investigation.
Di sisi lain, Divisi Propam Polri juga terus melakukan pemeriksaan terhadap 29 anggota Polisi yang terlibat dalam pengamanan, khususnya terkait Manajemen Operasional Kepolisian (MOK).
Baca Juga: Terungkap Sosok Istri Pertama Dedi Mulyadi yang Diduga Jadi Alasan Anne Ratna Gugat Cerai Suaminya
Setelah itu, baru akan melakukan gelar perkara untuk menaikkan status dari audit investigasi ke pemeriksaan.
Hingga saat ini, Kadiv Humas Polri menyebutkan jumlah korban tragedi Kanjuruhan yang meninggal sebanyak 125 orang, 467 korban luka-luka.
Total keseluruhan tersebut diantaranya terdapat 408 orang mengalami luka ringan, 38 orang luka sedang, dan 21 orang luka berat.***

Share this article
Tragedi yang terjadi di Kanjuruhan, Malang yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban kini sedang dalam penyidikan Polisi.