AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menjadi korban keracunan makanan.
Dikabarkan sejumlah warga tersebut keracunan makanan usai menyantap sate.
Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyampaikan per 12 Oktober 2023 jumlah masyarakat yang menjadi korban keracunan makanan bertambah menjadi 54 orang.
Kemudian, dikabarkan 3 orang yang menjadi korban keracunan makanan meninggal dunia.
Camat Cilawu, Anas Aolia Malik mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan kabar bahwa ada salah seorang warga yang meninggal.
“Pada hari kemarin kita mendapatkan informasi bahwa ada salah satu masyarakat desa yang meninggal. Kita tidak curiga karena semua pasien yang diindikasikan keracunan itu adalah orang-orang yang datang ke puskesmas,” kata Anas dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Sabtu, 14 Oktober 2023.
“Ternyata salah satu masyarakat tersebut langsung lari ke tempat pelayanan kesehatan yang ada di Garut, Rumah Sakit, jadi itu sudah terdeteksi,” sambungnya.
Melansir dari jabarprov.go.id, pada 10 Oktober lalu Anas melaporkan seorang pasien datang ke Puskesmas Cilawu dengan keluhan demam, pusing, muntah, diare, dan sakit perut melilit.
Baca Juga: Yenny Wahid Tolak Gabung Timses AMIN, Cak Imin: Nggak Ngaruh!
Kemudian dari hasil anamnesa mengindikasikan ada beberapa pasien lain yang juga mengeluhkan keluhan yang sama.
Bupati Garut yakni Rudy Gunawan mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati ketika membeli makanan.
Rudy Gunawan menegaskan apabila ada yang dirasa aneh di makanan tersebut tidak perlu dikonsumsi atau dibeli.
Begitu juga ketika sudah dimakan dan merasakan hal yang aneh, Rudy Gunawan meminta agar masyarakat tidak melanjutkan makannya.
Baca Juga: Blak-Blakan, Profesor Eddy Sebutkan Alasan Jessica Wongso Lolos Lie Detector
“Saya minta agar semua pihak hati-hati, kalau ada yang aneh-aneh jangan dimakan atau dibeli atau setelah dimakan jangan dilanjutkan makannya,” kata Rudy.
Hingga kini pihak kepolisian belum menetapkan tersangka atas peristiwa keracunan makanan ini sebab sampai saat ini sampel makanan masih terus diperiksa.

Share this article
Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang menjadi korban keracunan makanan.