AYOJAKARTA.COM –- Terdapat pergerakan survei elektabilitas yang menarik antara para bakal Capres 2024 yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Karena Ganjar Pranowo yang selama ini mendapat dukungan paling tinggi justru menurun suaranya sedangkan Anies Baswedan konsisten berada di urutan ke-3.
Namun menariknya Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo memiliki tanggapan yang sama mengenai naik turunnya survei elektabilitas ini.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV (26/5/2023), berikut adalah hasil survei terbaru ketiga bakal Capres 2024 :
1. Prabowo Subianto : 24,5 %
2. Ganjar Pranowo : 22,8 %
3. Anies Baswedan : 13,6 %
Mengetahui hal tersebut Anies Baswedan secara tenang menanggapi hasil survei yang masih naik turun dan nilai elektabilitas dirinya yang dinilai memiliki jarak cukup jauh dari kandidat lain.
Meski berada di posisi ketiga di bawah Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto namun Anies tetap optimis bahwa dirinya akan berhasil memenangkan Pilpres.
Karena menurutnya masih ada waktu yang cukup panjang sebelum Pilpres 2024 berlangsung dan adanya politik yang dinamis.
“Perjalanan masih panjang, masih ada berapa bulan tadi? 8 bulan, banyak hal yang bisa terjadi. Dan kalau teman-teman memantau, selalu yang namanya survei berbulan-bulan sebelum pelaksanaan itu masih fluktuatif,” kata Anies Baswedan.
Berbeda dengan Anies Baswedan yang kerap kali berada di peringkat 3 dalam sejumlah lembaga survei, Ganjar Pranowo yang berada pada peringkat lebih unggul justru dinilai sedang mengalami penurunan dukungan.
Namun penurunan dukungan Ganjar Pranowo yang diketahui melalui sejumlah lembaga survei tidak mengusiknya.
Semula Ganjar Pranowo berada di peringkat pertama namun saat ini justru dikalahkan oleh Prabowo Subianto yang suaranya mengalami peningkatan signifikan sebanyak 6,4 %.
Ganjar Pranowo percaya diri bahwa nantinya elektabilitas dirinya akan kembali meningkat mengingat selama ini suara untuknya selalu tinggi.
Sama halnya seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo juga memiliki keyakinan bahwa survei politik adalah sesuatu yang dinamis dan masih ada waktu yang cukup panjang untuk mengubah kedudukan.
“Nggak apa-apa, biasa saja naik turun. Dulu juga tinggi, nanti juga tinggi lagi,” kata Ganjar Pranowo.
Salah satu faktor penyebab menurunnya dukungan kepada Ganjar Pranowo adalah karena ia menolak kehadiran Timnas Israil dalam pertandingan Piala Dunia U20 di Indonesia.
Karena akibat penolakan tersebut maka Indonesia gagal menjadi tuan rumah Timnas Indonesia batal berlaga di Piala Dunia U20.
Faktor lain yang diduga mempengaruhi adalah karena relawan Jokowi dan relawan Gibran justru bergerak memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto.***(Awit Wiarni)

Share this article
Namun menariknya Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo memiliki tanggapan yang sama mengenai naik turunnya survei elektabilitas ini.