AYOJAKARTA.COM - Viral di media sosial seorang anak perwira polisi, AKBP Achiruddin Hasibuan yang melakukan penganiayaan terhadap mahasiswa.
Pelaku penganiayaan bernama Aditya Hasibuan yang menghajar seorang mahasiswa bahkan ayanya ikut menonton.
Menurut pengakuan Yety Kurniati, Ibu Aditya Hasibuan pemicu tindak penganiayaan ini diawali karena wanita.
"Dia itu marahnya ada seorang wanita yang dianggap dekat dengan Ken, dan waktu itu anak saya bersama kawannya yang bernama Kamal," jelas Ibu Aditya dikutip melalui kanal YouTube tvOneNews.
"Kamal yang membawa anak perempuan ini yang bernama Safira," sambungnya.
Korban penganiayaan, Ken dijelaskan bertanya kepada Aditya soal hubungannya dengan sang wanita.
"Ken bertanya kepada anak saya, melalui chatnya 'kok bersama dengan Safira?', jawaban anak saya 'tanya aja sama Safiranya'," cerita Yety.
Baca Juga: Download MP3 dari Youtube dengan Mudah dan Gratis Tanpa Drama Iklan, Gunakan Dua Situs Ini
"Jawabannya mungkin tidak membuat puas, sehingga ada kata-kata yang tidak baik di dalam chatnya itu kepada anak saya," tambahnya.
Singkat cerita, Yety menjelaskan kalau Ken hendak bertemu dengan Aditya.
"Ken ini mau ngajak ketemuan, anak saya tidak mau, terus dia datang dengan kawannya berenam, ke rumah anak saya jam 2 malam hampir setengah 3," ungkap Yety.
Baca Juga: Pilpres 2024 Makin Panas, Ini Peran Presiden Jokowi Kata Pengamat!
"Namanya orang dalam keadaan masih tidur, dia datang gedebak gedebuk dan ada satpam di situ, akhirnya keluar ayahnya anak-anak bersama abangnya," sambungnya.
Diceritakan bahwa saat itu Ken bersama kawannya datang ke rumah Aditya untuk minta ganti rugi spion yang pecah.
"Katanya untuk penggantian kaca spion, anak saya bilang dia tidak melakukan itu, tapi akhirnya bilang 'ayo kita main', kalau dalam bahasa batak itu kan duel," kata Yety.
Lain cerita dari pengakuan Elvi Indri Putri, Ibu korban atau Ken yang membantah anaknya mengajak duel.
Baca Juga: 5 Cara Menulis Subject Email Lamaran Kerja dengan Benar, Auto Dilirik HRD
"Anak saya tidak akan mungkin berani ngajak berduel Aditya datang ke rumah sementara bapak Achiruddin polisi," jelas Elvi.
"Umur masih 19 tahun pasti takut dengan polisi," tambahnya.
Elvi menceritakan bahwa memang anaknya, Ken hendak minta ganti rugi atas spion yang pecah kepada Aditya.
Baca Juga: Apakah Zakat THR Diwajibkan? Buya Yahya: Jangan Dzalim Pada Orang Fakir Maupun Kaya!
"Karena kaca spionnya ditendang, itu mobil saya pribadi saya pinjamkan sebentar, jadi dia takut saya akan pulang dari Jakarta melihat kaca spion mobil pecah," kata Elvi.
"Makanya dia ajak teman abangnya 'bantulah ngomongkan ke orang tuanya Adit supaya ganti spion'," sambungnya.
Kemudian diceritakan bahwa ayah Aditya yakni Achiruddin Hasibuan juga ikut muncul menghampiri Ken.
"Bapak Achiruddin keluar, juga merasa tidak nyaman, kenapa malam-malam, mereka menjelaskan lagi 'om kami hanya mau minta tolong digantikan kaca spion'," jelas Elvi.
Baca Juga: Cuaca Panas dan Sinar UV Ekstrem Terjang Indonesia, BMKG Ungkap Alasannya Karena Ini
Bahkan sempat dijelaskan Elvi, Achiruddin Hasibuan menyuruh ajudannya untuk membawa senjata laras panjang.
"Baru Pak Achiruddin meneriaki 'masuk ke dalam ambil senjata laras panjang'," cerita Elvi.
Elvi melanjutkan ceritanya, bahwa Ken sempat ditendang oleh Aditya baru kemudian ia ditodong oleh senjata.
"Aditya juga ke luar dari rumah langsung menuju ke halaman, menendang anak saya. (Ada) Pak Achiruddin, ada abangnya Aditya, ada teman-temannya Aditya," jelas Elvi.
"Baru diiringi jarak sekitar 2 meter senjata mengarah ke Ken sama ke kawan-kawan Ken, dalam posisi ditodong," sambungnya.***

Share this article
Cerita versi ibu Aditya Hasibuan, ada wanita bernama Safira yang membuat pemicu penganiayaan terjadi kepada Ken Admiral. Simak di sini!