AYOJAKARTA.COM – Sosok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat ini sedang ramai diperbincangkan publik.
Nama Ganjar Pranowo jadi sorotan usai FIFA membatalkan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Disinyalir keputusan FIFA tersebut disebabkan adanya penolakan pejabat pemerintah atas kedatangan tim Israel di ajang Piala Dunia U-20.
Pejabat pemerintah yang secara tegas menolak kedatangan tim Israel adalah Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster.
Sontak saja, penolakan Ganjar Pranowo tersebut membuat publik kecewa dan tak sedikit pula yang menyalahkan keputusan Gubernur Jawa Tengah yang menolak tim Israel hingga membuat FIFA memutuskan batal jadikan Indonesia tuan rumah tersebut.
Selanjutnya, buntut panjang keputusan FIFA tersebut elektabilitas Ganjar Pranowo pun kemudian dipertanyakan.
Seperti yang diketahui, Ganjar Pranowo ramai dikabarkan bakal maju dalam Pilpres 2024 mendatang.
Namun rupanya buntut panjang persoalan FFIFA kemarin membuat elektabilitas Ganjar Pranowo menurun.
Dilansir dari laman Suara.com pada Jumat (7/4/23), elektabilitas Ganjar Pranowo yang menurun tersebut diketahui dari survey Merdeka Institute for Public Opinion Survey (MIPOS).
Diduga besar penurunan elektabilitas Ganjar Pranowo tersebut buntut dari pernyataan kontroverislanya soal Piala Dunia U-20.
Publik menilai Ganjar Pranowo tidak konsisten karena sebelumnya ia setuju Ketika Indonesia mengajukkan bidding untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Sehingga hal tersebut kemudian menimbulkan kekecewaan dan juga memicu amarah publik.
Tak hanya itu, penolakan Ganjar juga dinilai mengandung politik electoral menghadapi Pemilu 2024.
Selain itu, Ganjar beserta para pihak yang menolak juga dianggap tidak menghargai kerja keras jajaran pemerintahan Presiden Jokowi yang sudah mempersiapkan kebutuhan untuk jadi tuan rumah.
Namun menurut survey MIPOS sendiri, sikap kecewa publik secara electoral terhadap Ganjar justru menjadi hal yang menguntungkan bagi Prabowo Subianto.
Baca Juga: Kabar Duka! Istri Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono Meninggal Dunia
Meski kini elektabilitasnya menurun, Gubernur Jawa Tengah tersebut mengungkapkan dukungannya soal wacan event pengganti Piala Dunia U-20 yang batal digelar.
“Dukung dong,” ujar Ganjar Pranowo pada Jumat (7/4/23) di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.
Ganjar juga mengaku dirinya sudah menjain komunikasi dengan Ketua Umum PSSI yaitu Erick Thohir.
“Nah, PSSI lagi di sana, saya komunikasi dengan PSSI mudah-mudahan PSSI akan mendapatkan hasil yang the best, sepak bola kita maju, ya,” jelas Ganjar dikutip dari Republika.co.id pada Sabtu (8/4/23).***

Share this article
Buntut panjang keputusan FIFA Indonesia batal tuan rumah Pildun U20, elektabilitas Ganjar Pranowo pun kemudian dipertanyakan.