AYOJAKARTA.COM - Kabar mundurnya Lucky Hakim yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Bupati Indramayu periode 2021-2026 bersama Bupati Nina Agustina dari PDIP menuai berbagai reaksi.
Keputusan yang tiba-tiba dilakukan oleh Lucky Hakim ini menyebar luas karena beredarnya sebuah surat tertanggal 8 Februari 2023 yang ditujukan kepada pimpinan DPRD Kabupaten Indramayu terkait pengunduran dirinya.
"Bersama ini, Saya mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai Wakil Bupati Indramayu periode 2021-2026, terhitung mulai tanggal ditandatanganinya surat pengunduran diri ini," tulis Lucky dalam surat itu.
Baca Juga: Usai Divonis Hukuman Mati, Ferdy Sambo Wasiatkan Buku Hitam pada Kuasa Hukum, Sesuai Prediksi Ahli?
Dikutip dari laman Republika.co.id (14/2/2024), saat ini surat pengunduran diri tersebut telah diterima oleh Ketua DPRD Indramayu Saepudin.
Ia mengatakan pihaknya akan memproses surat tersebut setelah masa reses berakhir nanti.
"Sekarang sedang masa reses, jadi setelah ini akan kami bahas (surat pengunduran diri Wabup Lucky), kami kaji sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Saefudin.
Baca Juga: Terkuak! Maju Pilpres 2024 Diusung Nasdem, Ternyata Anies Baswedan Tidak Pamit ke Gerindra?
Saefudin menambahkan bahwa surat pengunduran diantarkan oleh yang bersangkutan pada Senin (14/2/2023) pukul 16.00 WIB.
Sementara itu Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kasan Basari mengaku hingga kini pihaknya belum menerima surat tembusan terkait pengunduran diri Lucky Hakim tersebut.
"Kami tidak pernah diajak bicara, itu (surat pengunduran diri) benar atau tidak kami tidak tahu karena kami tidak pernah diberi tahu," kata Kasan Basari dikutip dari suara.com (14/2/2023).
Selain itu Kasan enggan berkomentar lebih lanjut karena belum ada kepastian dari Lucky Hakim terkait hal tersebut.
Yang pasti, itu (pengunduran diri) isu yang dibangun, yang bergulir karena kita tidak pernah diajak ngobrol, maka kita no comment karena ini bisa menjadi bola liar," ucap Kasan.***)

Share this article
Mundurnya Lucky Hakim sebagai Bupati Indramayu periode 2021-2026 menuai beberapa reaksi. Namun, reaksi yang berbeda datang dari Gerindra.