AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E mengaku ikhlas menerima keputusan tunangannya, untuk terus melanjutkan hubungan atau tidak.
Dalam nota pembelaannya atau pledoi, Richard Eliezer meminta maaf kepada tunangannya karena kesalahannya menyebabkan ia tidak bisa menikahinya.
Serta Richard Eliezer juga mengungkapkan bahwa dirinya rela ditinggal kekasihnya, karena kebahagiaan kekasihnya merupakan kebahagiaannya.
Selain itu, Richard Eliezer juga mengatakan sangat bersyukur mendapat tunangan yang sabar menunda pernikahan dan mendukungnya hingga sekarang.
"Saya meminta maaf kepada tunangan saya, karena harus bersabar menunda rencana pernikahan kita."
"Walaupun sulit diucapkan, tapi saya berterima kasih atas kesabaran, cinta kasih, dan perhatianmu," ujar Richard Eliezer, yang dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV, pada Rabu 25 Januari 2023.
Baca Juga: Tertatih-tatih Dalam Menulis Pledoi, Putri Candrawathi: Saya Ingin Kembali Memeluk Putra Putri Kami!
Richard Eliezer mengucapkan akan merelakan keputusan tunangannya untuk menunggunya atau tidak.
Sebab, dia mengaku tidak bisa menjanjikan proses hukum berlangsung dengan cepat
"Kalaupun kamu harus menunggu, tunggulah saya menjalani proses hukum ini. Kalaupun lama, saya tidak akan egois dengan memaksa kamu menunggu saya," jelasnya.
Selain itu, Richard menegaskan tidak akan memberi tekanan kepada tunangannya untuk menunggunya.
Sebab, dia mengatakan kebahagian harus diraih siapa pun, termasuk tunangannya.
"Saya ikhlas apa pun keputusanmu, karena bahagiamu adalah bahagiaku juga," imbuhnya.***

Share this article
Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E mengaku ikhlas menerima keputusan tunangannya, untuk terus melanjutkan hubungan atau tidak.