AYOJAKARTA.COM – Nama Irjen Pol Krishna Murti kini tengah ramai diperbincangkan publik dan dikaitkan dengan Ferdy Sambo terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J.
Krishna Murti merupakan mantan atasan Ferdy Sambo dahulu saat masih sama-sama menjabat di kepolisian.
Namun hubungan Krishna Murti dan Ferdy Sambo pun sempat dikabarkan merenggang bahkan sempat memanas.
Pasalnya karir Ferdy Sambo ternyata lebih cepat melejit ketimbang Krishna Murti.
Bahkan waktu yang dibutuhkan Ferdy Sambo untuk menyalip jabatan mantan atasannya tersebut hanya sekitar 5 tahun.
Krishna Murti pun pernah disebut-sebut menyindir sang mantan jenderal Kadiv Propam tersebut di Instagram akun pribadi miliknya.
Ada sebuah video lawas yang diunggah menampilkan cuplikan betapa garangnya Ferdy Sambo.
Dalam video tersebut terlihat Ferdy Sambo marah dan membentak para pengemudi ojek online (ojol) saat melakukan unjuk rasa di Ibu Kota.
Video tersebut bahkan sempat viral setelah diunggah oleh akun Instagram Krishna Murti @krishnamurti_bd91 pada 5 September 2022 lalu.
Ferdy Sambo yang saat itu tengah menjabat sebagai Komisaris Besar (Kombes) Polisi terlihat marah-marah dan tegas kepada para ojek online (ojol) yang tengah melakukan unjuk rasa.
“Masukin masukin semua! Saya bilang masukin semua!” ucap Ferdy Sambo sambil marah dan menunjuk-nunjuk ke arah para ojol, seperti dilihat AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews pada Jumat, 2 Desember 2022.
Begitupun Krishna Murti yang saat itu menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, begitu tegas dalam memberikan arahan kepada para pengunjuk rasa.
Dalam rekaman tersebut Ferdy Sambo dan Krishna Murti meminta para pengemudi ojol untuk segera bubar.
Usai diminta bubar, seluruh pengemudi ojol lantas pergi meninggal lokasi unjuk rasa.
“Saya kasih 5 menit waktu untuk kalian bubar!” ucap Krishna Murti kepada pengemudi ojol.
Akhirnya seluruh pengunjuk rasa membubarkan diri sesuai arahan pihak kepolisian.***

Share this article
Terekam Ferdy Sambo marah dan membentak para pengemudi ojek online (ojol) saat melakukan unjuk rasa di Ibu Kota.