AYOJAKARTA.COM - Beredar luas berita mengenai Ferdy Sambo tersangka pembunuhan Brigadir J yang ternyata terlibat dalam jaringan Konsorium 303.
Seperti yang kita ketahui, jaringan Konsorium 303 merupakan kode dalam institusi kepolisian yang mengatur tentang segala tidak pidana mengenai perjudian.
Beredarnya kabar jika Ferdy Sambo terlibat dalam jaringan besar Konsorium 303 di tubuh Polri tersebut juga dikuatkan dengan viralnya grafik atau bagan yang menginformasikan struktur organisasi itu.
Dalam bagan tersebut terdapat informasi jelas yang ternyata jaringan Konsorium 303 mencatut banyak nama petinggi polri tidak hanya Ferdy Sambo saja.
Kemudian saat ini diketahui banyak imigran dari Indonesia yang menjadi korban human trafficiking di Kamboja.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube CCHRS UPN Veteran Jakarta, Anis Hidayah sebagai aktivis Imigran Indonesia memaparkan bahwa di ASEAN khususnya negara Kamboja saat ini sedang terjadi trust national crime.
Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang atau disingkat TPPO yang terjadi di Kamboja tersebut diketahui menggunakan modus investasi bodong.
Anis Hidayah mengatakan, “Di Indonesia kemarin juga sempat ramai kan ada Binomo dan lain-lain banyak yang ditangkap.”
“Namun ternyata itu adalah judi online, investasi bodong.” tutur Anis.
Anis Hidayah menjelaskan lebih detail bahwa saat ini para imigran asal Indonesia yang berada di Kamboja terkena perangkap TPPO tersebut melalui situs judi online dan investasi bodong.
“Nah ini di Kamboja ini temen-temen imigran lagi kena perangkap itu”, papar aktivis pendiri Migrant Care tersebut.
Dari penjelasan Anis tersebut diketahui para imigran Indonesia yang menjadi korban TPPO di Kamboja ini disebabkan mereka terjebak melalui link investasi bodong atau judi online yang banyak beredar di Facebook.
Baca Juga: Meski Ferdy Sambo Dipecat Kamaruddin Simanjuntak Belum Puas, Ini yang Dia Inginkan!
Kemudian banyak sekali pekerja-pekerja imigran Indonesia yang diketahui mendapat lowongan pekerjaan sebagai TKI melalui perangkap investasi bodong atau judi online tersebut.
Aktivis yang berasal dari Jawa Timur tersebut juga menyampaikan bahwa para imigran yang menjadi korban perdagangan manusia tersebut tidak hanya dari negara Indonesia.
Melainkan ada yang dari Filipina, Vietnam, dan negara lain juga.
Baca Juga: Ferdy Sambo Menikah Lagi dengan Si Cantik? Diduga Putri Candrawathi Selingkuh
“Nah mereka direkrut secara online oleh media sosial Facebook”, ungkap Anis.
Perempuan kelahiran 1976 ini juga menambahkan, “Bahkan prosesnya itu lewat mesengger Facebook.”
Anis menjelaskan bahwa sistem perekrutan perusahaan bodong melalui modus investasi bodong atau judi online tersebut juga sangat meyakinkan sehingga calon para pekerja imigran tidak curiga sama sekali.
Namun sampai disana ternyata itu hanya investasi bodong saja dan itu korbannya bisa ratusan.
Aktivis perempuan ini juga menjelaskan mudahnya para imigran ini tertipu dikarenakan faktor kurangnya pengetahuan.
Selain itu juga adanya tuntutan dari segi ekonomi yang memaksa para imigran tersebut bisa segera mendapat pekerjaan.
Baca Juga: Tahu Kasus Ferdy Sambo Bakal Tak Temui Titik Terang, Irma Hutabarat Sebut Alasan: Oknum Gerombolan
Anis sangat menyanyangkan lambatnya respon dari pemerintah terhadap akun-akun facebook yang mengandung iklan investasi bodong atau judi online tersebut.
Seharusnya pemerintah bisa melakukan langkah hukum yang cepat dengan mereporting akun-akun Facebook yang mengandung konten manipulasi untuk tujuan eksploitasi TPPO para calon imigran Indonesia.
Anis juga menyarankan pemerintah khususnya kabareskrim bisa mengambil langkah hukum cepat dengan cara berkolaborasi dengan interpol kepolisian Kamboja.
Diinformasikan sampai dengan saat ini masih banyak akun facebook dengan modus investasi bodong atau judi online yang berpotensi bisa menjebak para calon imigran Indonesia.
Terkait kasus TPPO di Kamboja ini banyak yang menghubungkan konsorium 303 yang melibatkan Ferdy Sambo dengan adanya situs-situs judi online atau investasi bodong yang banyak beredar di media sosial khususnya Facebook.
Namun sampai dengan berita ini diturunkan belum ada informasi resmi apakah TPPO yang terjadi di Kamboja ini berhubungan dengan konsorium 303 yang melibatkan Ferdy Sambo. ***

Share this article
Berikut ini adalah penjelasan mengenai isu Konsorium 303 Ferdy Sambo yang diduga ada kaitannya dengan human trafficking di Kamboja.