AYOJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto buka suara terkait kunjungan ke luar negeri yang terbilang sering dilakukan.
Secara tegas, Prabowo menyebutkan bahwa kunjungan luar negeri yang selalu dilakukan untuk mengantisipasi krisis minyak akibat konflik Timur Tengah.
Hal ini disampaikan Prabowo ketika hadir dalam rapat kerja di Istana Kepresidenan pada Rabu, 8 April 2026.

"Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri, senang jalan-jalan ke luar negeri. Saudara-saudara untuk amankan minyak, ya gue harus ke mana-mana," pungkasnya.
Lebih lanjut, Prabowo pun membagikan hasil dari kunjungannya ke Jepang dengan sejumlah kerja sama bilateral.
"Kita ke Jepang kita dapat. Nih, saya berangkat lagi nih. Aku mau berangkat lagi ke sebuah negara," bebernya.
Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri
Sebagai informasi, sejak menjabat sebagai Presiden pada Oktober 2024, Prabowo tercatat aktif melakukan diplomasi luar negeri dengan mengunjungi puluhan negara di berbagai kawasan dunia.
Bahkan hingga 2025, ia telah mengunjungi sekitar 35 negara di lima benua dalam rangka kerja sama ekonomi, pertahanan, hingga forum internasional.
Sejumlah negara yang pernah dikunjungi antara lain Amerika Serikat, Inggris, Peru, Brasil, Jepang, Turki, Mesir, India, Malaysia, hingga Uni Emirat Arab.

Kunjungan tersebut dilakukan baik dalam forum internasional seperti KTT G20 dan APEC maupun pertemuan bilateral dengan para pemimpin dunia.
Memasuki 2026, intensitas kunjungan luar negeri Prabowo semakin meningkat, terutama setelah konflik Timur Tengah memanas dan berdampak pada energi global.
Dalam satu rangkaian kunjungan pada Februari 2026, Prabowo bahkan mendatangi Amerika Serikat, Inggris, Yordania, dan Uni Emirat Arab untuk membahas isu strategis global.
Sejak penutupan Selat Hormuz tersebut, Prabowo juga aktif melakukan langkah diplomasi tambahan, termasuk kunjungan ke Jepang dan Korea Selatan pada akhir Maret 2026 untuk memperkuat kerja sama energi dan keamanan.***
Share this article
Presiden Prabowo Subianto buka suara terkait kunjungan ke luar negeri yang terbilang sering dilakukan.