Saksi dan Alat Bukti Keterlibatan Pegi Setiawan Masih Lemah, Reza Indragiri: Polda Jabar Malah Menambah Masalah Baru!

Pegi Setiawan di Kasus Vina Cirebon
Pegi Setiawan di Kasus Vina Cirebon

AYOJAKARTA.COM - Praperadilan Pegi Setiawan telah digelar pada Senin (1/7/2024) setelah sebelumnya ditunda karena Polda Jawa Barat (Jabar) tidak hadir.

Namun, saksi dan alat bukti keterlibatan Pegi Setiawan terkait kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eki dinilai masih lemah.

Menurut mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji, saksi untuk menguatkan Pegi Setiawan terlibat kasus Vina Cirebon bisa saja kompak dalam kebohongan.

“Saat ini saksi terlalu lemah karena kalau hanya saksi, 1000 saksi saja bisa berkompak dalam kebohongan apa lagi saksinya ini kemarin dijelaskan 78. Ada 18 yang berbeda pendapat berarti sudah tidak sama,” kata Susno Duadji dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Nusantara TV, Selasa (2/7/2024).

Baca Juga: Sidang Pra Peradilan Pegi Setiawan: Reza Indragiri Mengaku Was-Was dengan Polda Jabar, Ini Alasannya

Kecuali jika ada alat bukti yang bersesuian dengan bukti forensik sehinggga keterangan saksi menjadi kuat.

“Kalau sekarang saya belum melihat di antara saksi itu mana yang didukung oleh alat bukti forensik atau alat bukti lain yang saling berhubungan yang menunjukan bahwa Pegi lah pelakunya,” tuturnya.

Selain saksi, alat bukti yang digunakan seperti ijazah pada penangkapan Pegi pun juga dianggap masih belum kuat.

Baca Juga: Toni RM Kritik Cara Polda Jabar Tetapkan Pegi Setiawan Sebagai Tersangka Kasus Vina Cirebon, Singgung Soal Prosedur

Menurutnya, jika hanya ijazah maupun raport itu hanya membuktikan bahwa Pegi adalah Pegi.

“Kalau rapor dikatakan surat, Kartu Keluarga dikatakan surat, itukan bukan surat yang membuktikan Pegi melakukan tindak pidana,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Reza Indragiri selaku Psikologi Forensik mengatakan bahwa dirinya was-was dengan hasil dari praperadilan tersebut.

Bila ujungnya Pegi terbukti tidak bersalah, maka hal tersebut semakin mempertegas kegagalan Polda Jabar dalam menangani kasus Vina Cirebon.

Baca Juga: 7 Alasan Herwanto Nurmansyah Lebih Yakin Pegi Setiawan Cianjur sebagai Terduga Pelaku Kasus Vina Cirebon, Ada Bukti Valid?

“Saya was-was betul bahwa ujung dari praperadilan ini akan mempertegas 'kegagalan Polda Jabar' dalam melakukan mitigasi terhadap kasus Cirebon,” kata Reza Indragiri.

Berbagai kejanggalan penanganan kasus Vina Cirebon sejak 2016 pun terkuak.

Mulai dari mengeliminasi DPO, menganggap fiktif orang yang di DPO kemudian menetapkan Pegi Setiawan sebagai tersangka.

“Alih-alih mengatasi persoalan yang muncul pada 2016 tersebut terkait proses penegakan hukum yang maaf sengkang sedemikian rupa justru pada tahun 2024 ini terkesan Polda Jabar malah menambah permasalahan baru,” kata Reza Indragiri.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Praperadilan
# Eki
# Pegi Setiawan
# Reza Indragiri
# Vina
# pembunuhan
# Polda Jabar
# Cirebon
# Susno Duadji

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.