Curiga Ada Unsur ‘KESENGAJAAN’ Atas Mangkirnya Polda Jabar Sidang Praperadilan Supaya P21, Kuasa Hukum Pegi Titip Pesan ke Jaksa

Mangkirnya pihak Polda Jabar membuat sidang praperadilan Pegi Setiawan harus diundur menjadi Senin pekan depan yakni tanggal 1 Juli 2024.
Mangkirnya pihak Polda Jabar membuat sidang praperadilan Pegi Setiawan harus diundur menjadi Senin pekan depan yakni tanggal 1 Juli 2024.

AYOJAKARTA.COM -- Sidang praperadilan Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon diundur usai perwakilan Polda Jawa Barat tidak hadir.

Mangkirnya pihak Polda Jabar membuat sidang praperadilan Pegi Setiawan harus diundur menjadi Senin pekan depan yakni tanggal 1 Juli 2024.

Kuasa hukum Pegi Setiawan mengaku kecewa dengan ketidakhadiran dari termohon yang tidak lain Polda Jawa Barat dalam Sidang Praperadilan kasus Vina Cirebon.

“Kami, jujur aja kami sangat kecewa ya dengan kejadian ini, padahal kami berharap dari kepolisian Polda Jawa Barat itu hadir pada hari ini,” ujar Niko Kili Kili selaku salah satu kuasa hukum Pegi Setiawan dikutip Ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Senin, 24 Juni 2024.

Baca Juga: Update Kasus Vina Cirebon: Sidang Praperadilan Pegi Setiawan Ditunda hingga Tanggal Ini, Apa Penyebabnya?

Tim kuasa hukum menduga adanya upaya kesengajaan untuk menganulir praperadilan yang diajukan oleh tim pengacara dari Pegi Setiawan.

Bahkan curiga mangkirnya pihak Polda Jabar untuk mengulur waktu agar bisa melengkapi berkas perkara (P21) dalam kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon.

Karena praperadilan Pegi Setiawan akan digugurkan jika berkas perkara telah berstatus P21.

Tim pengacara Pegi Setiawan menilai pihak kepolisian sengaja mengulur waktu agar berkas berstatus P21 sebelum sidang praperadilan digelar.

Baca Juga: Polda Jawa Barat Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Pegi Setiawan, Inilah Tim yang Disiapkan

Menurutnya berkas yang dibutuhkan oleh pihak Polda Jawa Barat masih belum lengkap sehingga mangkir dari sidang praperadilan, dan polisi masih memeriksa saksi sepekan belakangan.

“Kami menduga bahwa ini ada unsur kesengajaan supaya kasus ini bisa P21, sehingga praperadilan ini digugurkan,” lanjutnya.

Tim kuasa hukum Pegi Setiawan memberikan pesan kepada jaksa yang akan menangani sidang untuk objektif dalam melihat perkara kasus Vina Cirebon.

“Kami berharap saat ini adalah kami minta agar jaksa objektif dalam melihat perkara ini, biarkanlah sampai putusan praperadilan ini selesai baru dilanjutkan. Kita fight secara gentlemen,” imbuhnya.

Untuk saat ini tim kuasa hukum Pegi Setiawan akan mengikuti arahan dari Hakim dan meminta Polda Jawa Barat mengirim perwakilan dalam sidang praperadilan pekan depan.

Niko Kili Kili menyebut bahwa keterangan dari pihak kepolisian dibutuhkan untuk mengungkap kejanggalan dalam penanganan kasus pembunuhan Eky dan Vina Cirebon tahun 2016 silam.

Baca Juga: Kuasa Hukum Pegi Setiawan Siapkan 10 Saksi dan Tim Ahli untuk Menangkan Sidang Praperadilan, Siapa Saja?

“Praperadilan ini adalah sidang marathon, hanya tujuh hari. Oleh sebab itu, hari Senin depan itu pihak Polda Jabar hadir di dalam persidangan ini, agar supaya kasus ini terang benderang. Jadi masyarakat Indonesia tidak dibuat bingung,” kata dia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# P21
# Pegi Setiawan
# Vina Cirebon
# Sidang Praperadilan
# Polda Jabar

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.