Rektor Universitas Udayana Jadi Tersangka Korupsi Dana Sumbangan, Pungut Rp 1,2 Miliar untuk Satu Mahasiswa

Aspidsus Kejati Bali, Agus Eko Purnomo
Aspidsus Kejati Bali, Agus Eko Purnomo

AYOJAKARTA.COM - Kasus korupsi yang menjerat pimpinan tertinggi Universitas Negeri yang ada di Indonesia kembali terjadi.

Kali ini, Rektor Universitas Udayana, I Nyoman Gede Antara telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana Sumbangan Pengembangan Institusi atau SPI untuk mahasiswa baru.

Tindakan korupsi yang dilakukan oleh I Nyoman Gede Antara tersebut telah berlangsung dari tahun akademik 2018 sampai 2020.

Baca Juga: Fantastis! Rektor Universitas Udayana Tersangka Korupsi Dana SPI, Miliki Harta Kekayaan Capai Rp6,1 Miliar

Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Selasa (14/3/2023), Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Agus Eko Purnomo menyebutkan bahwa tindakan korupsi tersebut dilakukan saat Rektor Universitas Udayana sebagai Ketua Panitia Penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri.

“Yang bersangkutan sebagai Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru tahun 2018 sampai 2020,” sebut Agus Eko Purnomo. 

Agus Eko Purnomo menjelaskan bahwa terdapat 362 mahasiswa yang menjadi korban pungutan liar yang dilakukan Rektor Universitas Udayana.

Baca Juga: Resmi Tersangka, Rektor Udayana Terbukti Korupsi Hingga Rugikan Perekonomian Negara Ratusan Miliaran Rupiah

Lebih lanjut, Aspidsus Kejati Bali mengungkapkan bahwa dari 362 mahasiswa tersebut, total uang yang telah diterima sebesar Rp 3,9 miliar.

Agus menjelaskan bahwa terdapat 2 modus yang dilakukan oleh Rektor Universitas Udayana dalam mengambil pungutan liar kepada para mahasiswa baru.

Ia menerangkan bahwa modus pertama yang dilakukan adalah adanya pungutan tanpa adanya dasar Surat Keputusan atau SK dengan uang yang diterima sebesar Rp 3,9 miliar.

Baca Juga: Diduga Terlibat Korupsi, KPK Geledah Rumah Dito Mahendra Hingga Temukan Dua Koper Alat Bukti

Selain itu, Rektor Universitas Udayana melakukan pungutan liar dengan modus pembayaran Sumbangan Pengembangan Institusi atau SPI dengan ketentuan yang tidak sesuai.

Pada modus yang kedua, uang yang diterima sebesar Rp 105 miliar.

“Untuk sementara ada 2 modus yang kita tangani yaitu pungutan tidak sesuai SK, tanpa dasar, itu yang saya sebutkan tadi 3,9 miliar kemudian yang penggunaannya dari SPI tidak sesuai dengan ketentuan itu ada 105 miliar,” jelas Agus.

Baca Juga: Jelang Pesta Demokrasi, Mahfud MD Ungkit Korupsi Mantan Anggota Parpol, Partai Mana yang Ketar-Ketir?

Sebelum menetapkan I Nyoman Gede Antara atau Rektor Universitas Udayana sebagai tersangka tindak pidana korupsi, Kejaksaan Tinggi Bali telah menetapkan 3 tersangka lainnya.

Ketiga tersangka tersebut telah memberikan keterangan dan menyebutkan bahwa mereka diperintah oleh Rektor Universitas Udayana untuk melakukan pungutan liar kepada mahasiswa baru.

“Kemarin kita sudah tetapkan 3 orang tersangka, ketiga tersangka sudah memberikan keterangan bahwa diperintah oleh yang bersangkutan sebagai ketua panitia,” kata Agus.

Baca Juga: Blak-blakan! Pakar TPPU Kupas Pola Korupsi Rafael Alun, Yenti Garnasih : Apa Gunanya Ada Peraturan!

Agus menuturkan bahwa besaran pungutan liar yang dilakukan oleh Rektor Universitas Udayana besarannya tidak tetap setiap tahunnya.

Ia menjelaskan pada tahun akademik 2019/2020, pungutan liar yang dilakukan oleh Rektor Universitas Udayana hingga mencapai Rp 1,2 miliar untuk satu mahasiswa.

Bukan hanya itu, Agus mengatakan bahwa pungutan liar tertinggi untuk masuk ke Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik.

“Yang tinggi untuk Fakultas Kedokteran dan Fakultas Teknik,” pungkas Agus.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Rektor Universitas Udayana
# Agus Eko Purnomo
# I Nyoman Gede Antara
# SPI
# tersangka
# Bali
# korupsi

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.