AYOJAKARTA.COM - Saksi ahli forensik dan medikolegal akhirnya memberikan keterangan terkait letak luka tembak pada tubuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Letak luka tembak di tubuh Brigadir J diketahui setelah adanya pemeriksaan autopsi yang dilakukan.
Hal itu disampaikan oleh dokter Farah selaku dokter dari ahli forensik dan medikolegal yang dihadirkan menjadi saksi pada persidangan Senin 19 Desember 2022 lalu.
Baca Juga: Masih Dibuka! Ini Jadwal PPS Pemilu 2024 Lengkap, Pendaftaran Klik di Sini!
Seperti dikutip Ayojakarta.com pada laman PMJ News, diketahui sebelumnya bahwa Jaksa Penuntut Umum mencoba menggali informasi terkait posisi luka tembak di tubuh Brigadir J.
“Apakah luka tembak itu dikatakan luka tembak masuk atau luka tembak keluar?,” tanya jaksa penuntut umum.
Dokter Farah kemudian menjelaskan hasil pemeriksaan autopsi yang dilakukan olehnya dan tim forensik kepada tubuh Brigadir J.
“Berdasarkan pemeriksaan dan karakteristik dan pola gambaran luka yang ada pada tubuh jenazah, kami mengidentifikasi adanya luka tembak masuk dan luka tembak keluar,” ucap Farah.
Baca Juga: Info Gempa Hari Ini: Gempa Skala Magnitudo 4,3 Goyang Pasaman Barat, Sumatra Barat (22 Desember)
“Boleh ahli jelaskan, berapa luka tembak masuk yang ahli temukan?,” tanya jaksa lagi.
“Yang saya temukan pada pemeriksaan, kami temukan adanya 7 buah luka tembak masuk serta 6 luka tembak keluar,” jawab Farah.
Berikut letak luka tembak pada tubuh Brigadir J yang dipaparkan oleh dokter Farah selaku saksi ahli forensik kepada majelis hakim berdasarkan hasil autopsi:
1. Di kepala bagian belakang sisi kiri
2. Di bibir bawah sisi kiri
3. Di puncak bahu kanan
4. Di dada sisi kanan
5. Di pergelangan tangan kiri sisi belakang
6. Di kelopak bawah mata kanan
7. Di jari manis tangan kiri
Baca Juga: Terungkap Perintah dari Ferdy Sambo dan Richard Eliezer Disebut hanya Jadi Alat: Tidak Dapat Dihukum
Jaksa juga meminta agar dokter Farah memaparkan luka tembak keluar yang ditemukan di tubuh Yosua berdasarkan hasil autopsi.
Farah kemudian menjelaskan bahwa luka tembak keluar berada di bagian wajah, leher, lengan hingga jari tubuh Brigadir J.
“Luka tembak keluar, kami temukan di puncak hidung, kemudian di leher sisi kanan, di lengan atas kanan sisi luar, di pergelangan tangan kiri sisi depan, serta di jari manis tangan kiri tapi sisi dalam,” papar Farah.
“Yang satunya itu? Yang tidak tembus itu yang mana?,” tanya jaksa kepada Farah
“Yang kami temukan bersarang ada di dada sisi kanan,” jawab Farah.
“Bersarang itu artinya ditemukan proyektil atau tidak?,” tanya Jaksa lagi.
“Iya, kami temukan 1 buah proyektil anak peluru pada saat pemeriksaan autopsinya di rongga dada,” jelas Farah kembali.***

Share this article
Misteri letak luka tembak di tubuh Brigadir J diketahui setelah adanya pemeriksaan autopsi yang dilakukan. Ternyata ada yang mematikan