Bukan soal Pengakuan, Melainkan Satu Hal Ini yang Bikin Otto Hasibuan Yakin Jessica Wongso Kalah Dalam Sidang!

Wirang Birawa menyatakan melalui akun Instagram pribadinya bahwa Jessica Wongso bukanlah pembunuh asli dari Mirna pada kasus kopi sianida.
Wirang Birawa menyatakan melalui akun Instagram pribadinya bahwa Jessica Wongso bukanlah pembunuh asli dari Mirna pada kasus kopi sianida.

AYOJAKARTA.COM - Belum usai pembahasan soal kasus kopi sianida dari Jessica Wongso yang membuat masyarakat seolah kilas balik kasus tersebut termasuk pengacaranya Otto Hasibuan.

Pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan sempat mengingat kembali bahwa saat sidang masih berlangsung, ada satu hal yang membuat dirinya yakin jika Jessica akan kalah saat itu.

Bukan karena Jessica Wongso mengaku secara blak-blakan bahwa ia adalah pembunuh Mirna Salihin dengan memberikan sianida. 

Baca Juga: Diminta Otto Hasibuan Ajukan Grasi, Jessica Wongso: Tidak Akan Mengakui Perbuatan yang Tidak Pernah Dilakukan

Melainkan adanya tindakan Jaksa Penuntut Umum yang diluar dugaan.

Saat itu Otto Hasibuan mengaku mendatangkan seorang saksi ahli dalam persidangan Jessica untuk membuktikan bahwa kematian Mirna Salihin bukanlah karena sianida.

Sayangnya JPU justru melaporkan saksi ahli dari pihak Otto tersebut.

Baca Juga: Sakti! Saksi Kunci Kasus Jessica Wongso Sempat Cicipi Kopi Sianida, Kondisinya Sehat Walafiat

Hal itu Otto Hasibuan sampaikan saat mendapat kesempatan wawancara dalam film dokumenter Netflix terbaru yang mengangkat kasus ini berjudul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso seperti dikutip dari Suara.com, Jumat (6/10/2023).

Saksi yang dihadirkan Otto ke dalam persidangan adalah seorang warga Australia bernama Beng Beng Ong yang merupakan ahli patologi forensik.

Dalam keterangannya di persidangan, Beng Beng Ong menjelaskan bahwa kematian Mirna bukanlah karena racun sianida yang diletakkan di dalam kopinya.

Baca Juga: Kasus Kopi Sianida Mirna jadi Misteri? Hotman Paris Bongkar Satu-satunya Cara Bebaskan Jessica Wongso Ternyata

Profesor ini menjelaskan sejumlah indikasi bhwa Mirna tewas bukan karena sianida dengan merujuk ke sebuah artikel di biang Toksikologi Forensik.

Dalam temuan hasil simposium itu, terdapat dugaan bahwa sianida yang ada di jasad Mirna merupakan reaksi yang muncul pascakematian.

Namun sayangnya, pihak JPU justru melontarkan banyak pertanyaan kepada saksi ahli yang sebenarnya diluar topik sidang.

Baca Juga: Pakar Hukum Jawab Pertanyaan Soal Kemungkinan Kasus Kopi Sianida Jessica Wongso Disidang Ulang

JPU justru mempertanyakan kedatangan Beng Beng Ong ke Indonesia yang dinilainya tidak resmi.

Dan justru menuduh Beng Beng Ong telah mendapatkan fee untuk ikut menjadi saksi ahli dalam perkara Jessica tersebut.

Otto pun saat itu mengaku sedikit jengkel karena pertanyaan dari JPU dianggapnya tidak etis.

Baca Juga: Blak-blakan Sebut Jessica Wongso Bukan Pembunuh Mirna, Wirang Birawa: Sudah Lunas ya

"Keberatan Yang Mulia. Itu sangat tidak etis," tegas Otto saat sidang dulu.

Sayangnya, pihak JPU lantas melaporkan Beng Beng Ong dengan tuduhan pelanggaran imigrasi karena mendapatkan pekerjaan di Indonesia untuk menjadi saksi dan mendapatkan bayaran soal itu dengan visa tinggal terbatas yang dimilikinya.

Tak lama kemudian Beng Beng Ong akhirnya harus rela dideportasi dari Indonesia dan bahkan harus rela dicekal selama enam bulan untuk tidak masuk ke Indonesia.

Baca Juga: Ekspresi Jessica Wongso Saat Vonis Hakim Sempat Jadi Sorotan! Otto Hasibuan Ungkap Fakta Mencengangkan

Hal itu rupanya juga merupakan salah satu strategi dari pihak JPU untuk membuat pihak Jessica kalah di persidangan.

Semua itu juga diungkapkan oleh JPU yang menangani kasus Jessica saat itu dan disampaikannya di film tersebut.

"Terkadang memancing emosi lawan itu dibutuhkan sebagai strategi kita," terang JPU.

Baca Juga: Hotman Paris Ungkap Bagaimana Cara Jessica Wongso Bisa Bebas dari Penjara atas Kasus Kopi Sianida

Dari situlah Otto kemudian merasa yakin bahwa pihaknya akan kalah di dalam persidangan bagaimanapun keadaan sesungguhnya.

Otto juga menilai bahwa di dalam kasus ini banyak kejanggalan dan ada yang tidak beres saat persidangan kala itu.

"Di situlah saya menyadari, ini tidak mungkin menang di Pengadian," jelas Otto.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Jessica Wongso
# sianida
# Mirna Salihin
# Otto Hasibuan

News Update

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.