AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini ada kabar beredar bahwa Mahfud MD mengatakan kebohongan dan hoaks terkait klaim di kasus Ferdy Sambo.
Sebelumnya Mahfud MD saat berkampanye di hadapan pendukungnya sempat menyinggung nama Irma Hutabarat, Kamaruddin Simanjuntak dan keluarga Brigadir J.
Terkait pernyataan yang disampaikan oleh cawapres nomor urut 03 ini membuat Irma Hutabarat yang namanya disebut turut buka suara dan menanggapi.
Aktivis transparansi kasus penembakan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J ini menilai bahwa Mahfud MD menyebarkan berita bohong atau hoaks.
Dalam tayangan YouTube Irma Hutabarat – HORAS INANG, video pernyataan Mahfud MD yang menyinggung bahwa Kamaruddin Simanjuntak, Irma Hutabarat dan keluarga Brigadir J datang menemuinya sambil nangis-nangis kembali ditayangkan.
“Kamaruddin Simanjuntak datang kepada saya ditemani Irma Hutabarat dan siapa dan keluarga (Brigadir J) nangis, bahwa kami tidak percaya ini dibunuh, saya pun ndak percaya,” ujar Mahfud MD dikutip Ayojakarta.com pada Senin (5/2/2024).
Karena merasa disinggung namanya, Irma Hutabarat memberikan klarifikasi dan meluruskan pernyataan yang disampaikan oleh cawapres nomor urut 03.
“Yang kita bahas kali ini adalah hal yang berkaitan dengan kasus Josua ya, di dalam salah satu kampanye atau pertemuan dengan konstituennya Mahfud MD mengatakan ada nama saya disebut,” kata dia.
“Ada nama pengacara dan keluarga Josua disebut, dan hal-hal yang ada dalam video itu jauh dari kebenaran alias hoax atau bohong,” sambungnya.
Irma Hutabarat menyebut bahwa pernyataan tersebut harus diklarifikasi agar tidak menyesatkan publik karena Mahfud MD merupakan seorang cawapres.
“Karena bagi kami ini bukan saja penyesatan kebohongan publik, tapi juga dikatakan oleh cawapres yang kebetulan menyebut nama saya,” ungkapnya.
Menurutnya apa yang disampaikan oleh Mahfud MD tidak sesuai fakta yang ada, karena keluarga Brigadir J tidak pernah hadir dalam pertemuan pada saat itu apalagi sampai nangis-nangis.
“Satu yang dikatakan oleh Mahfud itu adalah bohong, dua Mahfud ngarang soal waktu, tiga tidak ada kedatangan saya bersama Kamaruddin Simanjuntak dan keluarga Joshua menangis-nangis di depannya,” kata dia.
“Lalu juga soal menyatakan bahwa kami tidak percaya soal pembunuhan itu nggak masuk akal, karena kami datang itu tanggal 1 Februari 2023,” kata dia.
Baca Juga: Bicara Soal Kasus Ferdy Sambo, Irma Hutabarat Ungkap 3 Poin Kebohongan Mahfud MD: Gak Masuk Akal!
Terkait pernyataan Mahfud MD di hadapan pendukungnya yang mengklaim berjasa dalam kasus Ferdy Sambo, Irma Hutabarat menilai jika cawapres nomor urut 03 tengah mengalami kekacauan memori.
Bahkan ia juga menduga bahwa Mahfud MD tengah mengambil simpati publik agar bisa diingat sebagai sosok yang paling berjasa dalam kasus Ferdy Sambo terkait pembunuhan Brigadir J.
“Apakah ini ada kekacauan dalam memori atau kalau saya bilang bisa jadi mungkin ingin mengambil kredit bahwa sebetulnya yang teriak-teriak soal Josua itu adalah Mahfud MD dan itu adalah bohong besar,” tutur Irma Hutabarat.***

Share this article
Irma Hutabarat menyebut jika Mahfud MD seakan ingin mengambil kredit soal Brigadir J, apa maksudnya?