Diduga Melanggar Etika, Iptu Rudiana Akhirnya Berikan Tanggapan Soal Keterangan Enam Terpidana Kasus Kematian Vina-Eky

Iptu Rudiana berikan tanggapan soal keterangan enam terpidana kasus kematian Vina-Eky usai dirinya diduga melanggar etika penyidikan.
Iptu Rudiana berikan tanggapan soal keterangan enam terpidana kasus kematian Vina-Eky usai dirinya diduga melanggar etika penyidikan.

AYOJAKARTA.COM -- Sejumlah hal yang selama delapan tahun luput dari sorotan, akhirnya mulai terkuak dalam sidang PK enam terpidana kasus Vina-Eky.

Di ruang sidang, enam terpidana kasus Vina-Eky mengaku mendapat tekanan baik psikis maupun fisik sebelum akhirnya divonis bersalah serta ditetapkan sebagai terpidana

Selain mendapat perlakuan kasar dari sejumlah oknum penyidik, enam terpidana kasus Vina-Eky juga mengaku diperlakukan seperti hewan.

Baca Juga: Yakin Vina Cirebon dan Eky Tewas karena Kecelakaan, Liga Akbar: Gara-gara Ada Kesurupan Kasus Jadi Pembunuhan

Terkait dengan nama oknum penyidik yang diduga telah melakukan tindak kekejaman, oknum anggota berinisial AP serta GG sempat disebut-sebut dalam ruang sidang.

Meski kedua nama inisial tersebut pernah disebut dalam ruang sidang, hingga saat ini keduanya belum pernah memberikan tanggapan terkait peristiwa tahun 2016.

Kesedihan karena peristiwa pada 27 Agustus 2016 bukan saja datang dari keterangan para terpidana yang diduga korban salah tangkap, tetapi juga Satimah.

Baca Juga: Blak-blakan! Saksi Fakta Bongkar Kronologi Tewasnya Eky dan Vina di Sidang PK 6 Terpidana: Ini Bukan Pembunuhan

Kehilangan cucu tersayang karena sudah tidak bisa lagi bertemu, Satimah mengaku masih merasa terpukul karena kehilangan Vina.

“Bagi yang masih hidup atau di penjara itu masih bisa ketemu, tapi bagi saya nggak ketemu lagi seterusnya, nggak tahan soalnya Mbah yang mandiin,” jelas Satimah.

Meski masih perlu waktu untuk berdamai dengan keadaan, pihak keluarga mendiang Vina berharap agar kasus bisa secepatnya tuntas dan terungkap.

Baca Juga: Kasus Sejoli Vina-Eky Butuh Tanggung Jawab Struktural, Kesaksian Saka Tatal Bakal Buat Sejumlah Perwira Polisi Viral?

Selain mengungkap penyebab kematian, pihak keluarga almarhumah Vina juga berharap agar kesalahan dan kebenaran tidak lagi bercampur seperti saat ini.

Harapan terkait pengungkapan kasus pada 2016 tersebut, disampaikan oleh Marliana saat disambangi oleh awak media.

“Harapan saya cepat ada titik terang, yang salah katakan salah yang benar katakan benar, hanya itu saja,” harapnya.

Lebih lanjut Marlana menyebut, akan bersikap menghormati atas setiap putusan hukum yang akan diputuskan terkait penyebab tewasnya Vina.

Selain oknum penyidik berinisial AP dan GG, sosok Iptu Rudiana yang merupakan ayah mendiang Eky juga ditengarai menyimpan serangkaian kebenaran.

Baca Juga: Reza Indragiri Sentil Mabes Polri Tak Lagi Jadikan Kasus Vina Cirebon Prioritas, Hingga Sebut Lupa Instruksi 'Tuntas dan Transparan'

Kematian sejoli Vina-Eky yang diakibatkan karena kecelakaan lalu lintas, atas inisiasi Iptu Rudiana melalui saksi Aep diduga sudah diubah menjadi tindak pidana.

Terkait isi keterangan yang disampaikan para terpidana selama berada di ruang sidang, Iptu Rudiana sempat memberikan tanggapan.

Ditemui usai menggelar apel pagi dengan para anggota Polsek Kapetakan, Iptu Rudiana mengaku sudah menyerahkan perkara tersebut kepada Penasehat Hukum.

Baca Juga: Menguak Fakta Tewasnya Vina-Eky, Ahli Hukum Sebut Ada Muatan Tersembunyi yang Diabaikan

“Tanggapan saya mungkin intinya menyesuaikan saja, artinya silahkan nanti lebih banyak ke Pak Pitra karena kita sudah ada lawyer,” jelas Rudiana.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Terpidana
# sidang pk
# Vina
# Iptu Rudiana

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.