AYOJAKARTA.COM - Menko Polhukam Mahfud MD telah menjenguk David korban penganiayaan Mario Dandy pada Selasa (28/2/2023) malam.
Tak sendiri, Mahfud MD datang bersama timnya dan menemui ayah David, Jonathan Latumahina di RS Mayapada, Jakarta Selatan.
Selain menjenguk David, Mahfud MD juga sempat berbincang Jonathan Latumahina yang merupakan pengurus GP Ansor.
Hal ini diketahui ayojakarta.com dari postingan video Mahfud MD di Instagramnya @mohmahfudmd pada Rabu (1/3/2023).
Tak hanya menjenguk, dalam kesempatan tersebut Mahfud MD juga turut mendoakan kesembuhan David.
Baca Juga: Ayah David Tunjukkan Foto Anaknya Dalam Kondisi Diikat Setelah Penganiayaan, Oleh Siapa?
Ia berharap David yang hingga kini masih koma karena menderita diffuse axonal injury dapat segera pulih dan sembuh seperti semula.
Terkait kasus penganiayaan yang menimpa David ini, Menko Polhukam juga memberikan tanggapannya.
Ia menegaskan kasus ini harus diselesaikan tuntas secara hukum.
Baca Juga: Polisi Temukan Botol Miras Didalam Mobil Mario Dandy, Ada Pengaruh Alkohol Saat Aniaya David?
Hal ini agar pelaku penganiayaan jera dan dapat menjadi pelajaran bagi masyarakat agar tak mengulangi tindakan tersebut.
"Tadi saya sudah berdikskusi pada para penegak hukum dan tentu para aktivis dan para penegak-penegak kemanusiaan, kasus ini harus diselesaikan tuntas secara hukum," tegas Mahfud MD.
"Undang Undang sudah membatasi jenis perbuatan apa dihukum dengan apa. Terkadang untuk suatu kelalaian, kita menerapkan pasal yang paling ringan dan memberi pendidikan. Tetapi banyak pasal-pasal yang sering ditambahkan atau dicantumkan juga sebagai alternatif agar ketika kita mendidik masyarakat itu membuat warga masyarakat lain juga bisa jera dan takut melakukan hal yang sama," tandasnya.
Baca Juga: Gara-gara Wanita, Mario Dandy Aniaya David Hingga Koma, Pengamat Hukum: Ferdy Sambo Versi Bocah!
Tak hanya meminta kasus penganiayaan ini diselesaikan secara tuntas, Mahfud MD juga mengultimatum para penegak hukum.
Ia meminta aparat untuk bersikap profesional dan tak main-main dalam menyelesaikan kasus ini agar masalah tuntas dan tercapai rasa keadilan bagi korban.
Menurutnya, masyarakat kini sudah pintar dan tak bisa dibohongi.
Masyarakat akan tahu jika ada upaya menyembunyikan, membelokkan atau mengaburkan keadilan.
"Saya berharap, saya minta aparat penegak hukum profesional, tidak boleh main-main karena masyarakat sekarang gampang tahu wah ini ada upaya menyembunyikan, ini ada upaya membelokkan, ini mengaburkan," terangnya.
"Masyarakat gampang tahu sekarang, oleh sebab itu harus betul-betul profesional agar masalah ini menjadi tuntas secara hukum bagi pelaku dan keadilan bagi korban," lanjutnya.***

Share this article
Menko Polhukam Mahfud MD mengultimatum para penegak hukum untuk profesional dalam kasus penganiayaan David.