AYOJAKARTA.COM – Kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mendapatkan banyak perhatian publik belakangan ini.
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menyatakan bahwa kasus tersebut merupakan pembunuhan berencana dan menyeret eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan istrinya.
Diketahui bahwa Ferdy Sambo sudah dijatuhi vonis hukuman mati pada kasus pembunuhan berencana tersebut sedangkan Putri Candrawathi dijatuhi vonis 20 tahun penjara.
Akibat kasus tersebut tentunya membawa dampak bagi anak-anak keduanya. Diketahui Ferdy Sambo memiliki orang anak.
Salah satu yang sering mendapat sorotan adalah anak sulungnya yang bernama Trisha Eungelica.
Dirinya sering mendapatkan perhatian publik karena aktif di media sosial baik itu Instagram maupun di TikTok meskipun kedua orang tuanya sedang mendapatkan masalah.
Bahkan Trisha seringkali mendapatkan cibiran dan bully dari para warganet yang merasa bahwa anak Ferdy Sambo tersebut tidak memiliki empati dan tidak merasa bersalah dengan keluarga Brigadir J.
Namun tidak sedikit pula yang merasa kasihan dengan keadaannya dan memberikan semangat kepada anak sulung Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tersebut.
Bagaimana tidak, Trisha saat ini menggantikan peran orang tua untuk adik-adiknya yang masih kecil yakni dua orang masih sekolah di SMA Taruna dan satu masih balita.
Meskipun terlihat tegar di media sosial bahkan ketika kedua orang tuanya dinyatakan bersalah dan divonis teramat berat.
Dirinya tetap bisa aktif di media sosial seperti tidak terjadi apa-apa. Namun Trisha sempat membuat story di Instagram.
Tentang apa yang ia bagikan di media sosial hanya sedikit sekali dengan kehidupan nyatanya, tidak semua yang ia rasakan ia mampu bagikan di media sosial.
Bukannya putri sulung Ferdy Sambo tidak sedih dengan keadaannya, tetapi tidak ingin memperlihatkan ke publik.
Sebenarnya ada beberapa sisi lain yang tidak banyak orang tahu tentang anak sulung Ferdy Sambo ini.
Terlihat ceria di media sosial, ternyata dirinya memiliki trauma atas apa yang menimpa dirinya dan keluarganya belakangan ini.
Ia pun terang-terangan mengungkapkan sisi lain dari dirinya yang ia tulis di Twitter miliknya yang diprivate sehingga tidak banyak orang tahu.
“bsru sadar twt2 akun ini triggered me about the traumas he gave,” cuit Trisha pada 13 Februari 2023 di Twitter dikutip ayojakarta.com melalui TikTok @troasang.
Sebelumnya Trisha juga sempat membuat story di Instagram saat memberikan fitur tanyakan saya, salah satu pengikutnya menanyakan ‘lagi ngapain’,
Baca Juga: Jelang Lebaran Jasa Penukaran Uang Baru Menjamur, Bagaimana Hukumnya Menurut Islam?
Trisha pun menjawab habis konsul ke psikolog, hal tersebut menandakan bahwa dirinya mengalami trauma sehingga harus pergi konsul ke psikolog.
Bahkan pada tweet lainnya, ia juga menuliskan cuitan ketika melihat seperti ingin menusukkan ke lehernya, menunjukan bahwa dirinya sempat memiliki keinginan untuk bunuh diri.
“pagi2 liat gunting kok jadi pengen nusuk leher sendiri :)” cuit Trisha pada 28 Januari 2023 di Twitter miliknya.
Bahkan dirinya juga menuliskan tweet bahwa dirinya berharap untuk mati.
“I wish I were dead,” cuit Trisha pada 6 Maret 2023.
Cuitan-cuitan yang diungkapkan di Twitter ini tidak banyak orang tahu karena di Instagram dan di TikTok miliknya hanya menampilkan dirinya terlihat tegar.
Cuitan berisi kesedihan tersebut dibuat setelah kedua orang tuanya tersandung kasus pembunuhan Brigadir J dan bahkan divonis dengan sangat berat.***

Share this article
Terlihat ceria di media sosial, ternyata Trisha Eungelica memiliki trauma atas apa yang menimpa dirinya dan keluarganya belakangan ini.