AYOJAKARTA.COM--Cuaca panas ekstrem masih melanda Indonesia, dengan prediksi ultraviolet sinar matarari (UV) yang masih merah membara di jam-jam tertentu.
Terbaru, BMKG melalui mengeluarkan informasi seputar indeks UV di wilayah Indonesia prediksi 2 Mei 2023.
Dalam unggah resmi di instagram BMKG @infobmkg, wilayah Indonesia masih didominasi warna merah hingga ungu di jam tertentu.
Warna merah membara menunjukkan UV pada skala 8-10, yang masuk dalam kategori ‘very high’ (resiko bahaya sangat tinggi).
Baca Juga: Waspada Peningkatan Sinar UV Pada Pukul 10.00 – 16.00! Ada Hubungannya dengan Gelombang Panas Asia?
Sementara itu, warna ungu juga masih terjadi di beberapa wilayah Indonesia, terutama di wilayah luar pulau Jawa.
Pada skala warna ini indek UV mencapai >11, yang mana termasuk pada kategori ‘Ekstreme’ (resiko bahaya sangat ekstrem).
Pada kategori sinar UV dengan dua skala ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk melakukan pencegahan karena sinar UV yang teramat tinggi dapat menyebabkan kerusakan mata dan kulit yang terbakar.
Selain itu ada beberapa imbauan lain diantaranya:
• minimallan waktu dibawah paparan sinar matahari antara pukul 10 pagi hingga pukul 4
• Tetap ditempat teduh saat matahari terik siang hari
• Kenakan pakaian pelindung matahari, topi lebar dan kacamata yang menghindari sinar UV pada saat berada diluar ruangan.
• oleskan cairan pelembab tabir surya SPF 30+ setiap 2 jam sekali
• hindari permukaan yang cerah seperti pasir, air karena meningkatkan paparan sinar UV.
Untuk indeks sinar UV dengan skala merah dan ungu terjadi antara pukul 10.00-13.00 WIB hampir seluruh wilayah Indonesia berwarna merah, dan beberapa warna ungu.
Sementara untuk pukul 06.00-09.00 skala warna indeks sinar UV cenderung hijau dan kuning yang artinya resiko bahaya rendah.
Hal tersebut serupa saat menjelang sore hari antara 14.00-17.00 dengan indeks sinar UV terholong rendah kisaran 0-6. ***

Share this article
BMKG melalui akun medsosnya mengeluarkan informasi seputar indeks UV di wilayah Indonesia prediksi 2 Mei 2023.