AYOJAKARTA.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) kembali mengutarakan kritikannya untuk pemerintah.
Kali ini, BEM UI merilis kajian yang membahas tentang keberpihakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) antara partai politik atau parpol dengan rakyat.
Kajian tersebut dirilis BEM UI di Instagram dan Twitter pada 20 Mei 2023 dengan judul "Jokowi Milik Parpol, Bukan Milik Rakyat".
Melalui kajian tersebut, BEM UI menilai Jokowi bersikap tidak netral dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.
BEM UI menilai Jokowi cenderung berpihak ke parpol yang menauinginya daripada ke rakyat yang harus dilayaninya.
“Presiden Jokowi telah menunjukkan keberpihakannya kepada salah satu orang untuk menjadi calon presiden melalui beberapa sikap dan pernyataannya,” tulis BEM UI dalam kajiannya.
BEM UI menyebut Jokowi secara terang-terangan menunjukkan keberpihakannya terhadap parpol dan bakal calon presiden (capres) dalam berbagai kesempatan.
BEM UI merinci sejumlah pernyataan Jokowi terkait bakal capres mulai 21 Mei 2022 hingga 21 April 2023.
Organisasi mahasiswa itu juga menulis presiden sebagai pemimpim yang dipilih rakyat seharusnya bersikap adil dan independen dalam Pemilu.
“Independensi presiden adalah elemen kunci dalam memastikan bahwa pemilihan umum berlangsung secara adil dan bebas dari campur tangan politik yang tidak sah. Dengan menjaga independensi dan netralitasnya, presiden dapat mengurangi polarisasi politik dan konflik yang mungkin terjadi selama masa kampanye pemilihan,” tulis BEM UI.
Lebih lanjut, setelah mengutarakan kritikan tersebut akun Twitter BEM UI diretas.
Hal ini dikonfirmasi oleh Ketua BEM UI Melki Sedek Huang.
"Benar (diretas)," ujar Melki Sedek Huang pada Senin, 22 Mei 2023 sebagaimana dikutip Suara.com.
Tiba-tiba seluruh akun Twitter resmi BEM UI ter-log out dari perangkat yang terhubung.
"Kami tidak tahu pasti karena publikasi yang mana, tapi peretasan itu terjadi setelah kami melancarkan kritik kami tentang cawe-cawe politik Presiden Jokowi yang menyebabkan BEM UI sempat trending di Twitter," jelasnya.

Share this article
Twitter Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) diretas setelah menyebut Jokowi Milik Parpol Bukan Milik Rakyat.