AYOJAKARTA.COM - PDI Perjuangan buka suara usai muncul kabar adanya kontrak politik penentuan post menteri strategis yang ditentukan oleh PDIP apabila Ganjar Pranowo terpilih menjadi presiden.
Diketahui, kabar adanya kontrak antara PDI Perjuangan dengan Ganjar Pranowo dibagikan oleh Ade Armando di akun Twitter miliknya.
Dalam cuitannya, Ade Armando mengatakan bahwa ia mendapat kabar mengenai perjanjian PDI Perjuangan dengan Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Ade Armando Lontarkan Isu Panas soal Kontrak Posisi Menteri Strategis Ditentukan PDIP, Benarkah?
Ade Armando dalam cuitannya juga menyampaikan isu yang beredar tersebut harus segera diklarifikasi dan berharap kabar tersebut tidak benar.
“Saya dapat kabar, Ganjar sudah meneken kontrak dengan PDIP bahwa kalau dia jadi presiden, penentuan orang-orang yang jadi menteri dan menempati posisi strategis akan ditentukan oleh PDIP. Ini perlu segera diklarifikasi karena info ini sudah beredar cukup luas. Mudah-mudahan salah,” tulis Ade Armando dalam cuitannya, dikutip AyoJakarta.com pada Rabu (14/6/2023).
Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah membantah jika PDI Perjuangan memiliki kontrak politik dengan Ganjar.
Baca Juga: Terkuak Alasan Ade Armando Gabung PSI Karena 2 Hal Ini! Bikin Anies Baswedan Ketar-ketir?
Said Abdullah menyebut bahwa kontrak politik seperti itu antara PDI Perjuangan dengan Ganjar tidak terjadi.
“Kita yang tahu prosesnya dan sebagainya, tidak ada itu kontrak politik,” Sebut Said Abdullah dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV, Rabu (14/6/2023).
Said menjelaskan bahwa pihaknya justru heran dengan framing yang menyebut ada kontrak politik antara PDI Perjuangan dengan Ganjar.
Terlebih, Said menyebut bahwa kontrak politik seperti itu tidak mencerminkan karakter PDI Perjuangan.
Ia pun kemudian mengingatkan bahwa di pemerintahan Presiden Jokowi hanya beberapa orang saja yang menjabat sebagai menteri.
“Tapi di framing lagi ada kontrak politik menteri strategis ini, itu bukan karakter PDI Perjuangan selama ini. Ketika dengan bapak Presiden Jokowi dua periode, menterinya PDIP apa saja sih? Menkumham, Mendagri, MenPANRB, Mensos, jangan salah alamat,” jelasnya.
Baca Juga: Tindakan Daniel Mananta Buat Ade Armando Geleng Kepala, Ustadz Abdul Somad sampai Disebut Begini
Lebih jauh, Said mengingatkan agar masyarakat tidak membuat kabar yang tidak masuk akal.
Ia pun juga menyentil akademisi yang membagikan isu kontrak politik tersebut.
“Itu tidak make sense sama sekali dan gue menyesalkan. Kalau buat hoax jangan keterlaluan juga, nilai akademisinya dimana,” tutupnya.***

Share this article
PDIP akhirnya buka suara soal isu adanya kontrak politik yang disinggung oleh Ade Armando, beri sentilan menohok ini.