AYOJAKARTA.COM - Cukup lama tak terdengar kabarnya, hacker Bjorka kini kembali menculu dengan aksi terbarunya.
Kali ini, dilansir AyoJakarta.com hacker Bjorka muncul di Breach Forum, pada Kamis (29/9/2022) dan menyinggung salah satu artikel di media online.
Dalam unggahannya, hacker Bjorka menyebut bahwa Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mendapatkan anggaran tambahan menjadi 634 miliar.
Baca Juga: BERITA TERBARU BJORKA! Muncul Kembali Setelah Lama Tidak Terlihat, Kini Senggol Ketua BSSN!
Bjorka bahkan melampirkan tangkapan layar dari artikel yang berjudul “BSSN Budget Increases to IDR 624 Bilion, Bjorka’s ‘Blessing’?".
Kemudian di bawahnya, hacker Bjorka menuliskan satu kalimat singkat yang berkaitan dengan isi artikel tersebut.
“I HEARD SOMEONE JUST MADE QUITE A BIT OF MONEY BECAUSE OF ME?,” tulisnya dengan singkat.
Baca Juga: Bjorka Bukan Hacker? Sebut Hanya Pengepul dan Tidak Perlu Ditakuti
Selain itu, ia juga melampirkan foto Kepala BSSN Hinsa Siburian beserta dengan ‘diduga’ data pribadinya.
“LET’S ASK THIS OLD MAN WHAT THE MONEY WILL BE USED FOR,” tulisnya sebagai penutup.
Namun hingga kini belum diketahui identitas sebenarnya dari sosok Bjorka.
Baca Juga: Sosmed Tim Narasi Diretas Serentak, Hacker Bjorka Pelakunya?
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Chocotube, hacker Bjorka ini diibaratkan sebagai Robin Hood Cyber.
Kehadirannya bak oposisi yang mengungkap data kelemahan koalisi.
Lantas apakah benar, Bjorka ini adalah sebuah kelompok dan kerja tim?
Baca Juga: Bjorka Masuk Kategori Mana Hacker atau Cracker? Simak Pengertian dan Perbedaan Keduanya di Sini
Diketahui, dalam sejarah hacker dunia, salah satu hacker terkenal yaitu Edward Snowden atau Snowden File bocorkan data untuk mempengaruhi kemenangan Donald Thrump dengan membocorkan data National Agency Security pada 2013.
Tak cuma itu, menurut Safenet yang dikutip dari Portal Yogya, motif Bjorka ini terdiri dari 50 persen untuk memecah belah elemen bangsa.
Kemudian ada 25 persen bermotif ekonomi dengan menjual data.
Baca Juga: Benarkah Bjorka Adalah Gus Samsudin yang Sedang Menyamar? Foto di Balik Topengnya Viral
Sedangkan 15 persen lainnya bermotif politik dan 10 persen iseng semata.
Diduga bahwa hacker Bjorka ini kerja tim dalam sebuah kelompok.
Dalam tim tersebut ada spesialis membobol data, mengolah data, membangun narasi, menggunakan bahasa Inggris, dan spesialis tampil di Twitter dan Telegram.
Namun hingga berita ini ditulis, belum ada kejelasan mengenai siapa sosok hacker Bjorka, meski diketahui pemerintah membentuk tim untuk mencari identitas sang hacker.***

Share this article
Benarkah hacker Bjorka adalah kelompok dan kerja tim, kini kembali berulah dengan menyinggung Ketua BSSN soal anggaran ratusan miliar.