AYOJAKARTA.COM--Alvin Lim mengungkapkan perasaannya menjadi seseorang yang lantang untuk menegakkan keadilan di Indonesia.
Menurut Uya Kuya, tindakan yang dilakukan oleh Alvin Lim selama ini sudah sangat berani mengingat ia kerap bersuara untuk menegakan keadilan melawan berbagai macam pihak.
Baca Juga: Alvin Lim Sebut Tragedi Kanjuruhan Didalangi Konsorsium 303, Begini Kaitannya
Melalui video di kanal YouTubenya, Uya Kuya pun bertanya kepada Alvin Lim apakah ia pernah diancam setelah bersuara lantang selama ini.
“Bukan pernah lagi mas, tiap hari. Mobil ditaroh di Polda Metro Jaya, baru setengah jam saya tinggal kacanya dihancurin,” jawab Alvin Lim kepada Uya.
Baca Juga: Alvin Lim Sebut Kejaksaan Agung akan Balas Budi ke Ferdy Sambo karena Kasus Ini!
“Di dalem Polda, padahal di dalem pager situnya,” tambahnya.
Alvin Lim juga mengungkapkan bahwa ia seringkali mendapatkan laporan tentang ITE yang jumlahnya sangat banyak, bahkan hingga puluhan.
“Terus laporan ITE udah banyak, udah puluhan lah. Jaksa kemarin lapor juga ada kayanya 100,” ucap Alvin Lim.
Baca Juga: Dituduh Simpan Sabu di Bawah Kasur, Alvin Faiz Akan Tes Narkoba
Uya Kuya kemudian bertanya kepada Alvin Lim tentang siapa pihak yang seringkali memberinya jebakan dan kesulitan untuk melantangkan suaranya.
“Itulah saya bilang mas, antara polisi sama jaksa sama hakim itu kadang udah mencampur,” ujar Alvin.
Baca Juga: Catatan Ferdy Sambo dalam Buku Hitam saat di Kejaksaan Agung Jadi Sorotan, Apa Isinya?
Sementara itu, Alvin kemudian menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak takut untuk melantangkan suara karena sudah dua kali masuk penjara.
“Saya udah dua kali mas jadi korban kriminalisasi. Pertama rebutan anak dibilang penculikan, kedua kasus ketika saya bela seseorang klien dan aliansi tersangka mencoba menjebloskan saya,” jelasnya kepada uya.
Baca Juga: Beda Jauh dari Ferdy Sambo yang Terlibat Konsorsium, Teddy Minahasa Dikenal Tegas Menindak Perjudian
“Dibikin seolah-olah saya membantu memalsukan KTP, membantu jadi ada pelaku utama,” tambahnya.
“Pelaku utamanya kena 2,5 tahun setengah, saya dituntutnya 6 tahun. Kan gila,” tambahnya lagi.
Berkaitan dengan tindakannya selama ini, Alvin bahkan mengatakan bahwa ia kerap didatangi dan dipantau oleh intel dalam melakukan aktivitasnya.
Baca Juga: Adu Argumen Antara Ferdy Sambo dan Bharada E, Pengacara Brigadir J Sebut Ini Sandiwara Palsu
“Jadi ada BAITALKAM datang ke kantor, beberapa bulan yang lalu,” ungkapnya.
Ia juga mengatakan bahwa intel kerap memberi peringatan kepada dirinya untuk memelankan suaranya, khususnya ketika menyangkut nama Kapolri.
Baca Juga: Mahfud MD Berikan Laporan Temuan TGPIF Tragedi Kanjuruhan, Sebut Saling Lempar Tanggung Jawab
“Ketika saya sebelum bicara ada intel yang dateng, mereka mengatakan ‘Kamu kalo bicara tolong pelanan dikit, terutama kalo nyebut nama Kapolri,” jelas Alvin Lim
“Jadi yang saya bilang polri ga boleh jadi oknum jenderal ban**, padahal yang saya sebut oknum nih,” tambahnya sekali lagi.

Share this article
Sosok Alvin Lim mengungkapkan beragam teror yang sering dihadapinya karena kevokalan dan lantangannya terhadap kasus, ini pengakuannya