AYOJAKARTA.COM---- Publik dibuat geger lantaran dikabarkan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat diduga punya tabungan bernilai fantastis hingga mencapai hampir Rp 100 triliun.
Jumlah saldo rekening Brigadir Yosua tersebut bahkan sempat disebutkan akan saingi kekayaan Sambo, benarkah? Simak ulasanya berikut ini.
Kabar tersebut muncul setelah Irma Hutabarat membeberkan beberapa dokumen penting milik Brigadir Yosua di kanal Youtube-nya.
Baca Juga: Babak Baru Soal Uang di Rekening Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak Bantah Milik Ferdy Sambo
Irma Hutabarat saat itu menyoroti soal data dokumen penghentian sementara rekening BNI atas nama Nofriansyah Yosua Hutabarat.atau Brigadir J.
Pada dokumen tersebut terlihat telah ditandatangani oleh dua pejabat tinggi salah satu bank di Indonesia. Irma pun menyoroti tulisan pada nilai nominal yang tertera Rp 99.999.999.999.999,- atau hampir mencapai Rp 100 Triliun.
Karena hal tersebut, banyak publik yang mengira bahwa jumlah tersebut merupakan jumlah saldo tabungan milik rekening Brigadir Yosua.
Baca Juga: Kesal Merasa Jadi Korban Prank Ferdy Sambo, Ridwan Soplanit Akhirnya Bongkar Hal ini di Persidangan
Namun, berdasarkan informasi lain yang berhasil didapatkan Ayojakarta.com melalui kanal Youtube MerdekaDotCom pada Minggu (27/11/2022). Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK, Natsir Kongah menjelaskan soal jumlah nominal yang tertera tersebut.
Natsir Kongah menyebutkan bahwa data tersebut merupakan platform tertinggi pembekuan rekening milik Brigadir J. Sehingga data yang tertera tersebut bukanlah jumlah saldo yang ada di rekening milik Brigadir J.
Menurutnya, jika pihak PPATK memerintahkan untuk melakukan pembekuan pada sebuah rekening, maka pihak Bank akan melakukan setting di sistemnya dengan jumlah maksimal yang akan dibekukan.
Natsir Kongah menilai bahwa hal tersebut merupakan hal yang lazim dan biasa dilakukan oleh pihak perbankan, yang akan selalu menggunakan nilai tertinggi.
Sementara itu, pihak PPATK sendiri diketahui telah melakukan pembekuan pada sejumlah rekening milik Brigadir J, sejak 8 Agustus 2022 lalu. Pemblokiran itu dilakukan menyusul kasus pembunuhan Brigadir J yang masih berjalan dan dalam tahap proses hukum
Kendati demikian, aliran dana rekening Brigadir J sebelumnya sempat menjadi sorotan publik, lantaran terdapat transfer Rp 200 juta dari rekening Yosua ke rekening milik Ricky Rizal pada 11 Juli 2022. Padahal pada 8 Juli 2022, Brigadir Yosua diketahui telah meninggal dunia di rumah Ferdy Sambo di Duren Tiga.
Baca Juga: Terpopuler! Salahkan Putri Candrawathi dalam Sidang, Ferdy Sambo: Istri Saya Sudah Tidak Mematuhi
Pemindahan dana tersebut dilakukan melalui Mobile Banking oleh Ricky Rizal, hal tersebut dilakukannya lantaran atas perintah dari Putri Candrawathi alias istri Ferdy Sambo.
Dalam persidangan, Ferdy Sambo mengungkapkan bahwa uang Rp 200 juta tersebut merupakan uang miliknya yang biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional rumah tangganya.
Selain itu, Ricky Rizal pun menyebutkan bahwa alasan pemindahan dana tersebut karena pihak bersangkutan (Brigadir J) telah meninggal dunia.***

Share this article
Publik geger dengan kabar Brigadir J miliki uang capai Rp 100 T, benarkah saingi kekayaan Ferdy Sambo, berikut faktanya!