AYOJAKARTA.COM – Mana saja daerah yang terkena dampak paling besar akibat Gempa Megathrust di Selat Sunda yang memicu tsunami?
Gempa Megathrust menjadi salah satu isu yang sangat menarik untuk diperbincangkan di tengah masyarakat Pulau Jawa.
Hingga saat ini, potensi Gempa Megathrust yang mengancam Pulau Jawa masih membayangi dan membuat resah masyarakat.
Lalu, apa saja sih yang akan terjadi ketika Gempa Megathrust terjadi di bagian selatan Pulau Jawa? Daerah mana saja yang akan terdampak?
Pada kesempatan kali ini, kami ingin mengajak pembaca sekalian membayangkan ketika sebuah skenario Gempa Megathrust terjadi di Pulau Jawa.
Baca Juga: Waspada! BMKG Sebut Puncak Cuaca Ekstrem Terjadi Besok 30 Desember 2022 hingga Malam Tahun Baru 2023
Banyangkan ketika suatu saat gempa Megathrust benar-benar terjadi di Selat Sunda, mulai dari hitungan detik, hingga hitungan menit ketika sirine mulai berbunyi.
Simulasi Gempa Megathrust
Sebuah simulasi gempa megathrust Selat Sunda dibuat dalam bentuk video yang dibagikan oleh kanal YouTube IndoQuake.
Ada beberapa daerah yang akan mendapatkan dampak gempa dengan intensitas paling tinggi akibat bencana tersebut, mulai dari Banten, Jawa Barat, hingga ke Jawa Tengah.
Dalam video yang diunggah pada 27 Oktober 2022, sebuah skenario gempa megathrust diperlihatkan dengan kekuatan Magnitudo 8.7 dan memicu tsunami hingga ketinggian 10 meter.
Dari gambaran skenario tersebut, pesisir Sukabumi menjadi wilayah yang pertama kali mendapatkan dampak ketika gempa bumi megathrust berlangsung dalam hitungan detik.
Hingga pada sekitar detik ke-30, barulah daerah Jakarta mendapatkan dampak guncangan dari Gempa Megathrust yang berpusat di selatan Selat Sunda tersebut.
Secara bertahap, setiap daerah yang berada di Jawa Barat mulai mendapatkan dampak gempa dari intensitas sedikit, hingga menjadi sangat kuat pada jangka waktu 30 detik.
Sedangkan ketika memasuki detik ke-45, daerah Sukabumi mulai mendapatkan intensitas merusak atau VIII.
Begitu juga dengan beberapa daerah yang lain, intensitasnya mulai meningkat hingga ke VII di sekitar Jawa Barat.
Pada menit ke-1, sirine peringatan gempa mulai berbunyi, daerah Ujung Kulon masuk ke intensitas Hebat pada IX MMI.
Hingga pada menit ke-3, dampak gempa bumi terus menyebar hingga ke Jawa Tengah dan Sumatera Selatan.
Sementara pada sekitar menit ke- 3.30, peringatan tsunami dan sirine keras disebarkan, masyarakat diminta untuk melakukan evakuasi ke tempat yang lebih tinggi.
Masyarakat yang tinggal di pesisir Selat Sunda dihimbau untuk mengevakuasi diri ke tempat yang lebih tinggi dengan tujuan menghindari gelombang tsunami.
Sementara itu, pada peta informasi tsunami, terlihat pesisir bagian selatan pulau jawa menjadi zona merah.
Sedangkan pesisir bagian dalam dari jawa, sumatera, dan kalimantan menjadi zona kuning akibat gempa megathrust tersebut.
Daerah di selatan Selat Sunda menjadi zona paling merah dengan wilayah Ujung Kulon menjadi daerah intensitas MMI paling tinggi di angka IX.
Sedangkan untuk daerah yang mendapatkan dampak Gempa Megathrust dengan intensitas MMI VIII antara lain adalah sebagai berikut:
- Teluk Lada
- Lebak Banten (pesisir selatan)
- Pelabuhan Ratu
- Sukabumi (pesisir selatan)
***

Share this article
Mana saja daerah yang terkena dampak paling besar akibat Gempa Megathrust di Selat Sunda yang memicu tsunami?