AYOJAKARTA.COM - Pengacara mendiang Brigadir J yakni Martin Simanjuntak buka suara mengenai Ricky Rizal dan Kuat Maruf yang disebut sebagai pelaku pasif.
Martin Simanjuntak menilai jika Ricky Rizal dan Kuat Maruf ikut terlibat aktif dalam pembunuhan Yoshua.
Hal ini disampaikan oleh Martin Simanjuntak saat menanggapi pandangan dari ahli pidana yang menyatakan keduanya pasif dan tidak terlibat meeting of mind sebelum pembunuhan Yoshua.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV, Martin berpandangan bahwa terdakwa Ricky dan Kuat bukanlah pelaku pasif.
“Saya pikir sudah jelas ya sudah diuraikan dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Sudah dipaparkan juga melalui pembuktian melalui saksi-saksi yang menyampaikan keterangan saksi di depan persidangan bahwa Ricky sama Kuat itu bukan pelaku pasif,” katanya.
Martin Simanjuntak beranggapan jika ada keterkaitan yang dapat dibuktikan saat persidangan jika Ricky Rizal dan Kuat Maruf ikut aktif dalam pembunuhan Yoshua.
Baca Juga: Ahli Sebut Ricky Rizal tidak Punya Sikap Agresif, Simak Selengkapnya di sini
Martin kemudian menyoroti keikutsertaan Ricky ke Jakarta mengingat ia ditugaskan untuk berada di rumah Magelang.
“Buat apa dia pergi ke Duren Tiga, dan pasca dia diberitahukan untuk diminta bantuan untuk menembak Yoshua apabila Yoshua melawan dia justru ngikut ke Duren Tiga bersama Putri Candrawathi,” ucapnya.
“Kalaupun dia sungkan untuk menganjurkan kepada Ferdy Sambo untuk tidak melakukan hal tersebut, ataupun dia tidak tega menghabisi nyawa kawannya dia bisa kabur kok,” lanjutnya.
Selain Ricky, Martin juga menyebut jika Kuat Maruf ikut berperan aktif.
Hal tersebut disampaikan oleh Martin lantaran Kuat menyarankan Putri Candrawathi untuk menelpon Ferdy Sambo
Selain itu, saat menyarankan Putri Candrawathi untuk menelpon Ferdy Sambo, Kuat sempai menyinggung soal duri dalam keluarga.
Baca Juga: Terkuak! Penyebab Perintah Ferdy Sambo untuk Tembak Brigadir J Ditolak Ricky Rizal
“Kuat itu ikut loh naik loh satu lift bareng sama Putri Candrawathi pada saat di Jalan Saguling, lalu Kuat juga membawa pisau, lalu Kuat juga yang menganjurkan kepada Putri Candrawathi untuk menelpon suaminya,” sebutnya.
“Kalau kita lihat rangkaian surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum itu kan sudah diuraikan dari peristiwa Magelang dan manakala ketika dia mengatakan ada duri pada saat eksekusi pun si Kuat ada di TKP. Jadi tidak bisa dilihat bahwa mereka ini hanya pasif saja, mereka aktif,” tutupnya.***

Share this article
Tak terima Ricky Rizal dan Kuat Maruf disebut pelaku pasif, Martin Simanjuntak sebut keduanya terlibat aktif dalam pembunuhan Brigadir J.