AYOJAKARTA.COM-- Bulan Februari identik dengan bulan kasih Sayang, sebab ada peringatan hari Valentine yang jatuh setiap 14 Februari.
Bulan yang seharusnya indah ini, disambut dengan berbeda oleh sosok Ferdy Sambo dan hakim Wahyu Iman Santoso.
Keduanya hanya dipertemukan dalam situasi dan lokasi yang sama, yakni PN Jakarta Selatan dalam sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Namun, pada bulan ini pula keduanya memiliki kesamaan yakni menjadi bulan kelahiran.
Diketahui Ferdy Sambo lahir pada 9 Februari 1973, dan baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-50.
Baca Juga: Ferdy Sambo Siap Susul! Berikut 8 Kasus Vonis Mati di Indonesia, Nomer 7 Sosoknya Sangat Mengejutkan
Ferdy Sambo harus merayakan ulang tahunnya di penjara, karena perbuatannya dalam pembunuhan ajudannya sendiri Brigadir Yosua.
Semakin ironisnya, empat hari setelah ulang tahun, tepatnya pada 13 Februari 2023 Ferdy Sambo mendapatkan hadiah yang memilukan.
Hakim Wahyu Iman Santoso yang memimpin sidang, dan menjadi pemutus hukuman akhirnya menjatuhi vonis mati kepada Ferdy Sambo.
Hukuman ini jauh lebih berat dari tuntuan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni seumur hidup.
Kini kesempatan mengupayakan keadilan lain, berupa banding menjadi langkah yang bisa diambil Ferdy Sambo terkait nasibnya.
Di sisi lain, berkebalikan dengan Ferdy Sambo, Wahyu Iman Santoso justru mendapatkan hadiah yang luar biasa.
Diketahui, hari ini, Jumat 17 Februari 2023, merupakan hari Ulang Tahun Hakim Wahyu Iman Santosa yang ke-45 tahun.
Seperti dilansir dari akun instagram @edwinpartogi yang memberi ucapan.
"Selamat milad Pak Wahyu Imam Santosa. Semoga Bapak selalu menghadirkan ketenteraman dalam vonis n kehidupan bersama keluarga yg didasarkan oleh jiwa kepemimpinan yg diilhami oleh Pemilik Kebenaran."
Hakim Wahyu Iman yang tegas dalam setiap persidangan Ferdy Sambo Cs mampu menghipnotis publik.
Masyarakat pun berharap penuh kepada sosok Hakim Wahyu, agar mampu menjadi kepanjangan Tuhan yang adil dalam memberikan hukuman.
Terbukti, dalam pembacaan vonis secara maraton mulai Senin, 13 Februari 2023 hingga 15 Februari 2023, Hakim Wahyu menjatuhkan hukuman kepada para terdakwa pembunuhan Yosua cukup mengejutkan.
Bahkan dari reaksi publik, terlihat mendukung keputusan hakim Wahyu.
Di mana Ferdy Sambo selaku otak pembunuhan Yosua divonis mati, jauh lebih tinggi dari tuntutan seumur hidup JPU.
Putri Candrawathi akhirnya dijatuhi 20 tahun penjara, lebih tinggi dari tuntutan 8 tahun penjara.
Begitu juga Ricky Rizal akhirnya mendapatkan 13 tahun penjara, padahal JPU semula hanya menuntut 8 tahun penjara.
Baca Juga: Inkrah! Jaksa Tak Banding Vonis Richard Eliezer: Kata Maaf Adalah Hukum Tertinggi di Putusan Hukum
Adapun Kuat Maruf dari tuntutan 8 tahun penjara, berakhir menjadi 15 tahun penjara.
Dan hanya vonis Richard Eliezer yang berkurang, dari tuntutan 12 tahun penjara menjadi 1 tahun 6 bulan.
Vonis ini mampu menuai respon positif masyarakat khususnya orang kecil, yang masih meyakini bahwasanya keadilan masih bisa berpihak kepada mereka. Apalagi Eliezer merupakan justice collaborator yang berani jujur membuka kasus tersebut.
Penghargaan tertinggi dan rasa terimakasih dari publik yang masih percaya hukum menjadi kado terindah bagi sosok Hakim Wahyu dan karirnya di masa depan.
Hakim Wahyu Iman Santoso pun akan tercatat dalam sejarah peradilan di Indonesia sebagai hakim yang berpihak pada rakyat kecil, dan adil.

Share this article
Diketahui, hari ini, Jumat 17 Februari 2023, merupakan hari Ulang Tahun Hakim Wahyu Iman Santosa yang ke-45 tahun.