Bocoran KJP Plus Tahap 1 Agustus Cair untuk 533.659 KPM SD-SMA/SMK Tanggal Ini, Hati-hati Disdik DKI Beri Peringatan Agar Tak Gagal Salur

Pencairan KJP Plus Tahap 1 periode salur Agustus 2024 akan segera dicairkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pencairan KJP Plus Tahap 1 periode salur Agustus 2024 akan segera dicairkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

AYOJAKARTA.COM -- Pencairan KJP Plus Tahap 1 periode salur Agustus 2024 akan segera dicairkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan verifikasi ulang untuk menetapkan calon penerima bansos KJP Plus Tahap 1 periode salur Agustus 2024.

Sasaran penerima bansos KJP Plus Tahap 1 periode Agustus adalah KPM jenjang SD, SMP, SMA, SMK Sederajat yang telah lulus verifikasi data dan dinyatakan layak sebagai penerima bansos.

Baca Juga: Dipastikan Terlambat Cair! Penyaluran KJP Plus Tahap 1 Bulan Agustus 2024 Terkendala Proses Verifikasi Data Lagi?

Sebagai informasi, KJP Plus merupakan program bantuan pendidikan yang dicairkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara bertahap setiap periodenya.

Dana bantuan KJP Plus disalurkan untuk keluarga penerima manfaat yang masuk dalam kategori keluarga rentan miskin atau prasejahtera.

Penerima bansos KJP Plus wajib terdaftar di DTKS Kemensos atau Pemerintah daerah agar bisa subsidi akses pendidikan yang layak hingga lulus sekolah.

Baca Juga: 460.143 Siswa Siap Terima KJP Plus Tahap 1 Bulan Agustus 2024, Pencairan Berpotensi Telat Lagi? 

Berikut nominal pencairan dana bantuan KJP Plus Tahap 1 periode salur Agustus 2024.

1. SD/SDLB/MI

Rincian:

- Subsidi uang SPP: Rp130ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp250 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp135 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp130 ribu per bulan

2. SMP/SMPLB/MTs

Rincian:

- Subsidi uang SPP: Rp170ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp300 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp185 ribu dan biaya berkala Rp115 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp170 ribu per bulan

3. SMA/SMALB/MA

- Subsidi uang SPP: Rp290ribu per bulan

Baca Juga: KJP Plus Tahap I Agustus 2024 Cair? 17.398 KPM Anak Terima Pencairan Bansos Non Tunai Rp1,8 Juta, Ambil di Bank DKI Tanggal Ini

- Biaya personal dengan total Rp420 ribu perbulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp185 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp290 ribu per bulan

4. SMK

- Subsidi uang SPP: Rp240ribu per bulan

- Biaya personal dengan total Rp450 ribu per bulan terdiri dari biaya rutin Rp235 ribu dan biaya berkala Rp215 ribu

- Tambahan SPP untuk swasta Rp240 ribu per bulan

Baca Juga: Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2024 Gelombang 2 Ada untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Berapa?

5. Peserta PKBM

- Biaya personal Rp300 ribu dengan rincian biaya rutin Rp185ribu dan biaya berkala Rp115 ribu.

Khusus untuk biaya rutin bisa dicairkan maksimal Rp100 ribu per bulan.

Pencairan KJP Plus Tahap 1 dapat melalui agen Bank DKI terdekat, mesin ATM Bank DKI, atau jaringan Prima ATM di seluruh Indonesia.

Lalu bagaimana progres tahapan pencairan bansos KJP Plus Tahap 1 periode salur Agustus 2024?

Baca Juga: 533.649 KPM Sumringah! KJP Plus Tahap 1 Agustus 2024 Cair untuk Jenjang SD, SMP, dan SMA SMK, Ambil di Bank DKI Tanggal Ini

Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan Instagram @upt.p4op, KJP plus tahap 1 periode salur Mei-Juni telah dicairkan untuk 533.649 KPM peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, SMK Sederajat yang terbagi menjadi dua gelombang.

KJP Plus Tahap 1 Gelombang 1 disalurkan kepada 460.143 KPM sedangkan gelombang 2 dicairkan untuk 70.506 KPM peserta didik jenjang SD, SMP, SMA, SMK, Sederajat.

Untuk pencairan KJP Plus Tahap 1 periode salur Agustus diestimasikan akan dicairkan tidak lebih dari tanggal 15.

Tanggal pencairan ini mengacu pada pencairan KJP Plus Tahap 1 Gelombang 2 tanggal 12 Juli 2024.

Baca Juga: KJP Plus Tahap I Mei-Juli Cair untuk 533.649 KPM SD-SMA/SMK, Ini Cara Pengajuan Ulang KJP Jika Gagal Salur dan Status Penerima Batal

Terkait dengan pencairan KJP Plus Tahap 1 periode Agustus, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta memberikan peringatan kepada KPM agar tidak menyalahgunakan dana KJP Plus Tahap 1 yang telah diterima.

Banyak temuan di lapangan bahwa dana bantuan KJP Plus digunakan tidak untuk mencukupi kebutuhan sekolah akan tetapi untuk pembelian aset bergerak misalnya motor dengan cara kredit.

Disdik DKI Jakarta memberikan peringatan agar tidak mempergunakan dana KJP plus di luar tujuan pemberian dana untuk subsidi bantuan sekolah para peserta didik.

Baca Juga: Catat! Link Pengaduan KJP Plus Jika Verifikasi Kelayakan Tidak Sesuai dan Status Penerima Dibatalkan, Peluang Cair Masih Terbuka Lebar

Oleh karena itu, Disdik menegaskan jika ada temuan di lapangan terkait penyalahgunaan dana KJP Plus maka KPM akan diverifikasi ulang dan kemungkinan akan dicabut daftar kepesertaan KJP sehingga tidak akan menerima pencairan dana bansos untuk periode berikutnya.

Bagi peserta didik yang ingin mengetahui perkembangan tahapan pencairan KJP Plus Tahap 1 2024 periode Agustus dapat terus memantau di laman resmi https:/kjp.jakarta.go.id atau Instagram P4OP Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta @upt.p4op.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tanggal
# pencairan
# kjp plus

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.