AYOJAKARTA.COM – Bagi penderita maag atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), menjalankan ibadah puasa selama ramadan ini merupakan tantangan tersendiri.
Namun meski begitu, bukan berarti penyakit maag atau GERD lantas menjadi halangan untuk dapat menjalankan ibadah puasa.
Pasalnya banyak tips-tips kesehatan yang bisa dijalankan dan diterapkan oleh para penderita maag atau GERD agar puasa tetap lancar.
Baca Juga: Renungan Diri dari Buya Yahya, Ungkap Besarnya Dosa Meninggalkan Puasa Ramadan
Salah satunya disampaikan oleh dokter muda cantik bernama dr. Clarin Hayes yang berbagi tips Kesehatan bagi para penderita GERD atau maag.
Dikutip AyoJakarta.com, dr. Clarin Hayes membagikan 7 tips kesehatan tersebut melalui akun Tiktok pribadinya @clahayes pada (19/4/23).
Lantas apa saja 7 tips agar penderita maag dan GERD bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang? Berikut penjelasannya.
1. Jangan pernah melewatkan sahur
Saat tidur otomatis perut akan kosong dalam waktu yang cukup lama, sehingga memicu asam lambung naik.
Baca Juga: Ternyata ‘Hanya’ Segini Harta Kekayaan AKP Agnis Juwita Manurung yang Punya Banyak Barang Mewah
Oleh sebab itu sangat penting ketika sahur utamakan mengkonsumsi karbohidrat kompleks karena akan lebih lama dicerna dan bisa memberi rasa kenyang yang lebih lama.
2. Hindari makanan berlemak tinggi
Jenis makanan berlemak tinggi juga wajib dihindari oleh penderita maag dan GERD jika ingin puasa tetap lancar.
Biasanya makanan jenis ini terdapat pada makanan bersantan, susu, jeroan, makanan yang digoreng, juga daging.
Baca Juga: Apa Hukumnya Menggosok Gigi Saat Sedang Puasa? Begini Kata Ustaz Abdul Somad
Di mana makanan-makanan tersebut bisa memperberat kerja lambung sehingga puasa menjadi tidak nyaman dan perut bisa begah sepanjang hari.
Disarankan jika ingin makan gorengan, bisa dimakan saat berbuka puasa saja namun juga tetap harus dibatasi.
3. Jangan buru-buru dan kalap saat buka
Saat berbuka puasa disarankan mulai dulu dengan makanan yang ringan atau minuman manis yang rendah lemak.
Baru kemudian dilanjut salat maghrib setelah itu melanjutkan dengan makan yang berat.
Tujuannya supaya lambung setelah seharian kosong tidak terlalu kaget apabila langsung menerima makanan yang berat.
Jadi sebaiknya dimulai dari porsi kecil dulu, kalau langsung porsi besar bisa-bisa memicu kambuh maagnya jadi begah.
4. Beri jeda minimal 2 jam setelah makan sampai ingin berbaring tidur
Hal ini juga tak kalah penting diterapkan oleh para penderita maag atau GERD.
Karena makanan biasanya tidak langsung masuk ke usus tapi akan diproses selama beberapa saat dulu di lambung.
Baca Juga: Ledakan Mercon di Magelang Hancurkan 11 Rumah dan Tewaskan 1 Orang, Polisi Beri Imbauan Penting
Jika berbaring saat makanan masih di dalam lambung maka katup antara lambung dan kerongkongan berpotensi untuk terbuka sedikit, ini menyebabkan asam lambung dan isi makanan naik kembali ke kerongkongan.
Sehingga resiko paling parahnya bisa menyebabkan mual dan juga muntah lalu menimbulkan rasa begah.
5. Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Menjaga kebutuhan cairan amat sangat penting bagi tubuh selama menjalankan ibadah puasa agar terhindar dari dehidrasi.
Baca Juga: Baca Al Quran Tanpa Wudhu dan Tanpa Jilbab, Bolehkah? Simak Penjabaran Ustaz Adi Hidayat
Jadi pastikan untuk mengonsumsi kurang lebih 2 liter air dalam sehari akan tetapi jangan langsung minum dengan banyak.
Hal itu bertujuan supaya lambung tidak kaget karena selama ibadah puasa cairan akan banyak berkurang.
6. Perbanyak makanan berikut ini
Beberapa jenis makanan ini sangat dianjurkan untuk banyak dikonsumsi oleh penderita maag dan GERD saat puasa.
Jenis makanan tersebut adalah sayur rebus, protein rendah lemak, dan hindari gorengan supaya berat badan tidak semakin bertambah setelah puasa.
Baca Juga: Terkuak Alasan Gubernur Bali dan Jawa Tengah Tolak Kehadiran Israel di Piala Dunia U-20, Apa?
7. Hindari konsumsi kopi, soda, asam, pedas
Pastinya bagi penderita maag dan GERD jenis makanan di atas menjadi pantangan wajib apalagi di bulan puasa ini.
Hal tersebut dikarenakan beberapa jenis makanan tadi dapat memicu meningkatnya asam lambung.
Demikian 7 tips untuk kesehatan pencernaan dan tubuh bagi penderita maag dan GERD selama menjalankan ibadah puasa. Semoga bermanfaat***

Share this article
Agar puasa tetap aman dan lancar, penyakit maag atau GERD jangan lantas menjadi halangan untuk dapat menjalankan ibadah puasa.