AYOJAKARTA.COM - Hard Gumay berasal dari Palembang yang lahir pada tanggal 13 Oktober 1989 dan memiliki nama asli Hardiansyah Gumay.
Hard Gumay yang dikenal sebagai anak indigo ini sempat bekerja di maskapai Garuda Indonesia sebagai pramugara.
Anak indigo Hard Gumay mulai dikenal publik melalui ramalan-ramalannya yang dikabarkan banyak terbukti.
Baca Juga: TERPOPULER: Mahfud MD Harap Ada Angin Segar untuk Bharada Richard Eliezer Bebas dari Hukuman
Diakui Hard Gumay, dirinya bisa melihat makhluk astral sejak usia 5 tahun di kota kelahirannya, Palembang.
Hal itu disampaikannya dalam tayangan video di akun Youtube Curhat Bang Denny Sumargo.
"Yang aku sadari itu dari umur lima tahun, kalau diingat-ingat sudah bisa melihat banyak makhluk astral,"ungkap Hard Gumay.
Di kesempatan itu pula Hard Gumay menceritakan kisah menyedihkan.
Rupanya di umur enam tahun peramal ini mengalami kecelakaan di mana mata kirinya tertancap anak panah besi.
Kejadian ini terjadi saat sedang bermain dengan kakaknya, kurang lebih jam enam sore, waktu sholat Maghrib tiba.
Saat itu kakak Hard Gumay sedang bermain panah-panahan, mata panah ditembakan ke atas.
Saat anak panah melesat kebawah,dia meminta Hard Gumai untuk menangkapnya. Namun nahas, anak panah tersebut mengenai mata kiri Hard Gumai.
"Tetangga ramai, orang tuaku gak ada, tetangga langsung memakai motor vespa dibawa ke rumah sakit Muhammad Husein di Palembang," kenang Hard Gumay.
Sesampainya di RS Hard Gumai tidak sadarkan diri dan mengalami mati suri.
Hard Gumay bercerita bahwa selama mati suri dia mengalami perjalanan spiritual.
"Saat itu aku menjalani perjalanan spiritual, posisiku saat itu, yang aku alami adalah aku sedang berada di alam kubur,"cerita Hard Gumay.
"Sebagian dari badanku masuk ke dalam kubur, sambil melambaikan tangan aku meminta tolong orang yang berlalu lalang di mana semuanya adalah keluarga,"lanjutnya.
"Saat itu tidak ada yang menolong hanya memperhatikannya saja, namun aku tetap berusaha, tidak putus asa hingga pada akhirnya ada kakek buyut, mengulurkan tangannya, aku tangkap dan keluar dari kuburan," kata Hard Gumay.
Pada saat itulah Hard Gumay tersadar dari mati surinya dan mendapati dirinya sudah berada di RS.
Kecelakaan ini mengakibatkan Hard Gumay harus menjalani operasi donor mata.***

Share this article
Rupanya di umur enam tahun peramal ini mengalami kecelakaan di mana mata kirinya tertancap anak panah besi.