AYOJAKARTA.COM – Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, memberikan respon terkait ancaman buruh yang akan mendatangi rumahnya di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
Heru Budi mengatakan jika ingin bertemu maka lakukan di balai kota, karena rumah adalah tempat untuk istirahat.
"Ya nggak apa-apa, rumah pribadi istirahat, ketemunya di Balai Kota," ujar Heru, dikutip dari Suara.com pada Selasa, 21 November 2023.
Heru juga menyampaikan bahwa dirinya mempersilahkan untuk buruh melakukan gugatan di PTUN terkait penetapan UMP 2024.
Baca Juga: Perbandingan UMP 2024 di 5 Provinsi di Pulau Jawa, Siapa yang Naik Paling Tinggi?
Pada dasarnya, Heru memberikan kepastian bahwa kenaikan UMP sebesar 3,38 persen, di mana jumlah tersebut mampu menjaga daya beli masyarakat dan memajukan kelangsungan usaha.
"Ya boleh saja, belum terbit udah di-[gugat], ya nggak apa-apa juga," ucap Heru.
Dikatakan juga bahwa selama ini Pemprov DKI sudah memberikan bantuan subsidi terhadap pekerja yang tergabung dalam KJP.
Subsidi tersebut berbentuk transportasi, pendidikan, hingga kebutuhan bahan pokok.
Baca Juga: Akhirnya! Pemda DIY Umumkan UMP 2024 Naik 7,27 Persen, Berapa Nominalnya?
"Artinya, pemerintah memberikan di luar dari PP yang diterbitkan oleh pemerintah pusat, mengurangi pengeluaran hari-hari dia. Transportasi dia sudah gratis, ini kan sudah menolong. Di sisi lain, pemda DKI APBD-nya kan terbatas, ya saya rasa semua memahami ya," ucapnya.
Heru mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui perihal demonstrasi yang menyebabkan kerusakan pada pagar balai kota, ia juga berjanji untuk membuka pintu kepada buruh yang ingin menyampaikan apapun perihal UMP.
"Saya terima, mereka aspirasi, tadi saja saya lagi rapat saya nggak tahu, nanti Pak Kadisnaker yang terima," tuturnya.
Sebelumnya, wacana untuk mendatangi rumah Heru disampaikan oleh massa demo di Balai Kota DKI Jakarta.
Baca Juga: SAH! Heru Budi Resmi Naikkan UMP 2024 DKI Jakarta Jadi Rp 5,06 Juta
Setelah massa bubar dalam demo tersebut, terdapat beberapa peserta yang bersalaman dengan polisi, salah satunya adalah Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro.
"Kita balik kanan. Hari ini kita diadu domba oleh Heru. Hebat ya Heru, seorang Pj bisa adu domba kita. Masih ada waktu tiga jam, kita kepung rumah Heru," ucapnya.***

Share this article
Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, memberikan respon terkait ancaman buruh yang akan mendatangi rumahnya.