Terkuak melalui Mantan Hakim Agung, Motif Pembunuhan Berencana terhadap Brigadir Yosua

Terkuak Melalui Mantan Hakim Agung, Motif Pembunuhan Berencana Terhadap Brigadir Yosua
Terkuak Melalui Mantan Hakim Agung, Motif Pembunuhan Berencana Terhadap Brigadir Yosua

AYOJAKARTA.COM – Ferdy Sambo yang diduga menjadi dalang dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua mengaku bahwa dirinya memberikan perintah hajar kepada Richard Eliezer.

Sedangkan Richard Eliezer mengaku mendapat perintah untuk menembak Yosua. Oleh karena itu ia melakukan beberapa kali tembakan kepada Yosua hingga akhirnya tewas.

Menurut Prof Gayus Lambuun yang pernah menjadi Hakim Agung pada periode 2011 – 2018, unsur perencanaan pembunuhan Yosua sudah ada.

Perihal diksi antara hajar dan tembak yang masih terus diperdebatkan dalam persidangan, Prof Gayus menegaskan perintah hajar pada saat itu sama saja dengan perintah tembak, mengingat adanya senjata api di TKP yang sudah diisi.

Baca Juga: Terungkap Usai Tembak Mati Brigadir Yosua, Begini Reaksi Ferdy Sambo: Kalian Tidak Bisa Jaga Ibu!

“Lebih tegas lagi kalau dihajar itu karena situasi hajar adalah bicara soal senjata api yang telah diisi, maka itu menembak,” tegas Prof Gayus

Menurut Prof Gayus, motif Ferdy Sambo memutuskan untuk melakukan tindakan kepada Brigadir Yosua adalah karena marah.

“Motifnya adalah dia ini marah bahwa betul atau tidak terjadi kekerasan seksual itu hal yang lain,” ungkap Prof Gayus.

Prof Gayus mengatakan bahwa motif pembunuhan berencana sudah terbukti dan tidak bisa terelakkan dari emosi yang dimiliki Ferdy Sambo.

“Emosi tidak harus meledak seketika, bisa dia menahan, ada jeda waktu, tapi pada ahkirnya dia tidak bisa menahan lagi. Itu pikiran saya, motif pembunuhan berencana tidak bisa dielakkan,” kata Prof Gayus.

Baca Juga: Ronny Talapessy Ungkap Ketakutan Bharada E Saat Diperintah Menembak Yosua dan Akui Hal Ini..

Itu merukapan motif terjadinya pembunuhan berencara, sedangkan motif kenapa Ferdy Sambo sampai melakukan tindak pidana adalah hal yang lain.

“Tapi motif kenapa dia melakukan itu, itu menjadi motif yang lain. Jadi motif ada beberapa motif berkaitan dengan apa,”

Setelah sengitnya persidangan yang berlangsung dalam waktu cukup lama, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang menangani kasus pembunuhan Yosua memiliki agenda untuk cek TKP rumah Ferdy Sambo di Saguling dan juga Duren Tiga.

Agenda pemeriksaan tempat ini dilaksanakan pada Rabu (4/1/2023) siang hari sekitar pukul 14.00 WIB dengan tempat pemeriksaan pertama di rumah Saguling.

Hal ini dilakukan oleh Hakim untuk mencari petunjuk dan juga menyesuaikan kesaksian dari para terdakwa dengan TKP Saguling yang diduga menjadi tempat perencanaan pembunuhan Bigadir Yosua.

“Hakim bisa menyaksikan tempat itu, dimana tiap-tiap orang berada dan suara-suara dimungkinkan untuk bisa didengar atau tidak terdengar,” ujar Prof Gayus.

Menurut Prof Gayus dalam mengambil keputusan persidangan, Hakim perlu manambah keyakinan dalam beberapa hal yang dilakukannya dalam TKP.

“Ini semua diperlukan memang untuk Hakim menambah keyakinannya. Ini sebagai petunjuk sebenarnya, mungkin menggunakan alat bukti yang disebut petunjuk,” ungkapnya, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (5/1/2023).***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Brigadir Yosua
# Richard Eliezer
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih