Kuasa Hukum Keluarga Alm Brigadir Yosua: Para Terdakwa Obstruction of Justice Masih dalam Satu Barisan!

Kuasa Hukum Keluarga Alm Brigadir Yosua: Para Terdakwa Obstruction of Justice Masih dalam Satu Barisan!
Kuasa Hukum Keluarga Alm Brigadir Yosua: Para Terdakwa Obstruction of Justice Masih dalam Satu Barisan!

AYOJAKARTA.COM – Jelang sidang pemeriksaan lanjutan Ferdy Sambo dan Putri Candrawati hari Selasa, 29 November 2022, Kuasa Hukum dari keluarga Alm. Brigadir Yosua memberikan pendapatnya.

Martin Lukas Simanjuntak, Kuasa Hukum Keluarga Alm. Brigadir Yosua menduga bahwa para terdakwa Obstruction of Justice masih dalam satu barisan.

Hal ini dibuktikan dengan suara atau komentar yang sama dari para terdakwa terkait dengan isu mengenai uang perlindungan tambang di Kalimantan Timur yang sempat menyeret seorang polisi bernama Ismail Bolong.

Dilansir AyoJakarta.com mengutip wawancara di Youtube Kompas TV, Martin meyakini masih ada komunikasi antar terdakwa Obstruction of Justice yang akan diperiksa pada sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua hari ini.

Baca Juga: Live Streaming Gratis Ekuador Vs Senegal Piala Dunia Qatar 2022 Kick Off 22.00 WIB, Klik di Sini!

"Kami meyakini masih ada pengkondisian-pengkondisian yang terjadi", Ucap Martin.

Di lain sisi, Martin menginginkan keterbukaan dengan kasus yang sedang bergulir dan para terdakwa dapat diadili sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Harapan kami pada peristiwa ini khususnya dapat segera diusut, dapat diadili sesuai dengan yang kami yakini bahwa peristiwa ini bukan pembunuhan spontan seperti, sebagaimana dimaksud pada pasal 338”, ucap Martin.

“Namun ini memang peristiwa yang sudah direncanakan baik waktu, tempat, alatnya, bagaimana cara membunuhnya dan pasca pembunuhan apa yang mesti dilakukan supaya peristiwa ini tidak terdeteksi atau terekspos keluar", lanjutnya.

Baca Juga: Warganet Dibuat Merinding, Ridwan Soplanit Tanya ke Ferdy Sambo: Kenapa Kami Harus Dikorbankan?

Martin melanjutkan, "Minimal kami berharap pasal 340 terbukti, mengenai hukumannya, entah seumur hidupkah, hukuman matikah, atau hukuman 20 tahun penjara kah itu jadi urusan hakim”.

“Tapi kami berharap jangan sampai lolos atau lepas dari  pasal 340 dan dialihkan menjadi 338", sambungnya.

Martin lalu mengaitkan para terdakwa Obstruction of Justice pada kasus pembunuhan Alm. Brigadir Yosua dengan kasus tambang di Kalimantan Timur yang menyeret nama oknum dari institusi kepolisian bernama Ismail Bolong.

"Yang lebih menarik lagi kan ketika sesama terdakwa Obstruction of Justice yang dikaitkan dengan isu seseorang Polisi yang ada di Kalimantan Timur, yang bernama Ismail Bolong".

Baca Juga: Korban Gempa Cianjur Keluhkan Sembelit, Ganjar Pranowo Langsung Kirim Buah dan Sayur Sesuai Request Pengungsi

"Walaupun mereka tidak mengomentari lebih lanjut, namun kalau kita melihat dari outputnya mengenai siapa yang dituju ya, saya justru curiga mereka itu masih dalam satu barisan".

"Walaupun saya tidak ada kepentingannya dalam hal ini, siapapun yang bersalah menurut saya harus diperiksa dan mempertanggungjawabkan masing-masing perbuatannya".

"Namun kalau saya lihat dari pemberitaan ini, dan satu suaranya mereka, saya menduga mereka masih dalam satu barisan ini", sambung Martin.

Kuasa Hukum Alm. Brigadir Yosua tersebut sempat menepis pernyataan bahwa isu uang perlindungan tambang tidak ada kaitannya dengan isu sidang kematian Brigadir Yosua.

Baca Juga: Alhamdulillah! Kenaikan UMP Jakarta Tahun 2023 Jadi Rp4,9 Juta

Namun komentar mengenai isu tambang yang diutarakan oleh para terdakwa seperti Ferdy Sambo dan Hendra Kurniawan yang terindikasi sama, Martin meyakini bahwa mereka masih satu suara.

"Kalau mengenai isunya itu silahkan diperiksa dan mempertanggungjawabkan jika ada yang bersalah”.

“Tapi saya melihat dari gesture, tindakan dan keterangannya di media, berarti menandakan bahwa mereka masih satu jalan dalam hal ini", tegasnya.

Baca Juga: Mengaku Tak Tahu Kejadian di Duren Tiga Lebih Awal, Ferdy Sambo Bilang Begini Kepada Arif Rachman

Martin melanjutkan, "Apabila ada keterangan-keterangan dalam persidangan yang cenderung menguntungkan salah satu pihak, khususnya pihak yang kita duga sebagai aktor intelektual dalam perkara ini, maka patut diduga keras masih terjadi pengkondisian dibelakang persidangan”.

“Sehingga apa yang disampaikan itu mungkin saja sudah disesuaikan dengan apa yang mereka inginkan".

Namun dengan satu suara para terdakwa Obstruction of Justice ini, dia menduga keras bahwa mereka masih dalam satu barisan yang sama, dengan tujuan yang sama.

Baca Juga: Putri Candrawathi Sembuh dari Covid-19, Bertemu Ferdy Sambo Langsung Cium Tangan dan Pelukan, Lepas Rindu?

"Kalau dari para terdakwa Obstruction of Justice, mereka maunya jelas bahwa mereka hanyalah korban dan diperintah oleh Ferdy Sambo", jelasnya.

Sedangkan menurutnya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawati memiliki tujuan yang jelas bahwa mereka berdua tidak ingin terjerat pasal 340 tapi dialihkan ke 338.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Obstruction of Justice
# Ismail Bolong
# Putri Candrawathi
# Brigadir J
# Ferdy Sambo
# terdakwa

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).