AYOJAKARTA.COM – Anies Baswedan terus menyita perhatian publik meski sudah tidak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta lagi.
Penetapan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (Capres) oleh Partai Nasional Demokrat (NasDem) lah yang menjadi penyebabnya.
Para pendukung Anies dan juga pemerhati politik kini masih menunggu siapa yang akan menjadi bakal calon wakil presiden (Cawapres) yang akan menemani Anies Baswedan untuk bertarung di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2023.
Publik juga menunggu kapan Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera akan mendeklarasikan secara resmi Koalisi Perubahan.
Kemarin siang, Jumag 18 November 2022, Anies Baswedan ditemani orang dekatnya seperti Sudirman Said bertemu dengan petinggi tiga partai yang kemungkinan mengusungnya menjadi capres.
Baca Juga: Ferdy Sambo: Kamu Berani Ngga Back Up Saya?
Baca Juga: UMP DKI 2023 Bisa Tembus Rp5 Juta, Ini Daftar UMP dan UMK Tertinggi Tahun Lalu
Hadir dalam pertemuan tersebut petinggi Partai NasDem Willy Aditya, Sugeng Suparwoto, dan Saur Hutabarat.
Dari PKS hadir M. Sohibul Iman, dan Juru Bicara PKS Pipin Sofian. Sementara itu dari Partai Demokrat tampak Teuku Riefky Harsa, dan Iftitah.
Elite politik dari Koalisi Perubahan, menurut mantan Gubernur DKI Jakarta itu, rutin mengadakan pertemuan meski tidak selalu diinfokan ke publik.
“Selalu ketemu, rutin ketemuan. Kita ngirim pesan bahwa keutuhan tidak selamanya harus ditunjukkan, sesekali ditunjukkan. Nah ini ditunjukkan, dan ini untuk saling percaya, misi yang sama, untuk perubahan dan perbaikan,” kata Anies.
Menanggapi pertanyaan kenapa Koalisi Perubahan tak kunjung dideklarasikan, Anies Baswedan berkilah dengan mengatakan tidak semua harus diumumkan.
Yang jelas, katanya, meski belum mendeklarasikan, koalisi tiga partai sudah solid dan deklarasi Koalisi Perubahan tinggal menunggu waktu.
“Jadi tidak semuanya rencana diumumkan, ada waktunya diumumkan, kira-kira lebih dalam yang dibayangkan,” tutur Anies.
Baca Juga: Ternyata, Kenaikan UMP dan UMK 2023 Maksimal 10 Persen, Begini Perhitungan Upah Minimum
Baca Juga: Ustad Adi Hidayat: Kenapa Mulut Kita Satu dan Telinga Kita Dua, Ini Rahasia Menurut Al Quran
Sosok Bakal Cawapres Anies Baswedan
Anies Baswedan juga mengungkapkan tentang kapan waktunya dan siapa sosok yang akan menjadi bakal cawapres dari Koalisi Perubahan untuk berlaga di Pilpres 2024.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan kenapa bakal cawapres yang akan mendampingi dirinya tak kunjung diumumkan.
Ternyata, menurut Anies Baswedan, waktu untuk sampai ke Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih panjang.
Dia bersama Koalisi Perubahan akan melihat dulu peta persaingan sampai mendekati Pilpres 2022 untuk menetapkan siapa bakal cawapres yang akan mendampinginya.
“Kalau saya lihat masih panjang kalau teman-teman perhatikan di dalam pengalaman Pilpres sejak tahun 2004 kan. Sudah berjalan 18 tahun ya, selama periode itu selalu bicara tentang pasangan itu tidak ditentukan 1,5 tahun sebelum betul kan,” kata Anies.
Baca Juga: Ustad Adi Hidayat Beberkan Rumus Gampang Agar Rezeki Terus Bertambah Menurut Al Quran
Setelah acara makan siang, Anies mengungkapkan alasan kenapa belum juga menetapkan bakal cawapres.
“Selalu ketika menjelang waktunya baru. Kenapa, karena pada saat itulah kita sudah tahu siapa yang berada dalam koalisi. Kedua kita tahu siapa saja yang berpotensi menjadi kompetitor dari situ kemudian ketemu kombinasi pasangan yang tepat. Jadi saya rasa situasi yang seperti itu,” ujar Anies.

Share this article
Anies Baswedan mengungkapkan siapa sosok yang akan diusung menjadi cawapres dalam Pilpres 2024 kepada elite partai Koalisi Perubahan